Ibadah Jalin Kerukunan Mahasiswa Papua Digelar, Motivasi Untuk Bangun Tanah Air


INDINEWS.ID - Deputi Rektor Universitas Pembangunan Indonesia (UNPI) Kota Manado, Pendeta Dr Yessy Jacob bekerjasama dengan Direktur Politeknik Negeri Manado Ir Ever Notje Slat MT menggelar ibadah bersama mahasiswa Papua di Aula Politeknik Negeri Manado.

Dr Yessy Jacob memberi gagasan ini dalam rangka memberi motivasi kepada mahasiswa Papua terutama umat Kristen.

"Damai dihati adalah kedamaian yang dimiliki dan harus dimiliki oleh setiap manusia. Dengan kedamaian, maka manusia dapat menerima, bahkan menyelesaikan permasalahan dengan kepala dingin. Tanamkan selalu kebaikan dalam hati. Berbuat baiklah kepada semua orang, orang yang beda suku, orang yang beda agama, bahkan orang yang beda ras. Dengan begitu, maka kebaikan, akan dibalas dengan kebaikan oleh orang lain dan akan selalu diberkati oleh Tuhan," ujar Yessy.

Lanjutnya, mahasiswa Papua sangat diinginkan sukses bersama mahasiswa lainnya membangun bangsa Indonesia terutama tanah Papua.

"Tanah Papua menanti untuk kalian bangun, karena kemajuan Tanah Papua berada di tangan pemuda-pemudi Papua yang saat ini sedang studi di seluruh wilayah Indonesia. Tidak perlu capek mengikuti kegiatan yang tidak jelas, apalagi kegiatan yang melanggar aturan Negara Indonesia," kata Yessy.

Ever Notje pun sangat setuju dengan apa yang dikatakan Deptu Rektor UNPI tersebut, dimana Politeknik Negeri Manado akan terus berupaya membangun SDM anak didiknya agar menjadi bibit yang unggul terutama mahasiswa Papua agar terus termotivasi untuk membangun tanah kelahirannya.

"Saya sangat berharap agar keinginan saya tercapai. Pesan untuk mahasiswa Papua, jangan menyia-nyiakan apa yang telah diberikan pemerintah seperti beasiswa, kemudahan berkuliah, pembangunan, dan lainnya. Jangan salah ambil keputusan, apalagi hingga mengikuti gerakan separatis, karena gerakan-gerakan seperti itu hanyalah penghambat bagi pembangunan Tanah Papua. Politeknik Negeri Manado akan selalu terbuka lebar dalam membantu dan mengayomi sahabat Papua sekalian," ucap Nortje.

Diketahui, kegiatan ibadah mahasiswa Papua merupakan kegiatan perdana yang spesial dan akan menjadi tradisi untuk terus dijalankan. (**)


Baca Juga:

Posting Komentar

0 Komentar