Notification

×

Bank Indonesia Dukung Festival Tulude 2026, Dorong Literasi Rupiah dan Ekonomi Digital

1 Februari 2026 | Februari 01, 2026 WIB Last Updated 2026-02-01T01:37:09Z
Suasana Festival Tulude 2026 di Tahuna yang dirangkaikan dengan edukasi CBP Rupiah dan promosi transaksi digital oleh Bank Indonesia Sulut (Foto: Istimewa)


TAHUNA, indinews.id - Bank Indonesia (BI) melalui Kantor Perwakilan (KPw) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam menyukseskan Festival Tulude 2026, yang menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-601 daerah tersebut.


Keterlibatan Bank Indonesia diwujudkan lewat dukungan sejumlah program yang dikaitkan dengan edukasi sistem pembayaran dan literasi keuangan kepada masyarakat. 


Festival Tulude yang berlangsung pada 28 hingga 31 Januari 2026 merupakan perayaan budaya tahunan yang merepresentasikan nilai rasa syukur, kebersamaan, serta pelestarian tradisi leluhur masyarakat Sangihe.


Dalam momentum budaya ini, Bank Indonesia mengambil peran sebagai mitra pemerintah daerah untuk mendorong penguatan ekonomi lokal, seiring dengan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap kebijakan moneter dan sistem pembayaran.


Salah satu dukungan nyata adalah pelaksanaan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Kepulauan Sangihe pada 30 Januari 2026. Forum tersebut dihadiri Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta unsur pimpinan perangkat daerah terkait.


Pertemuan tersebut dimanfaatkan sebagai sarana koordinasi dalam menjaga stabilitas harga di daerah sekaligus mempercepat implementasi transaksi digital di lingkungan pemerintahan.


Bank Indonesia juga mengemas edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah secara atraktif dengan menggabungkannya ke dalam berbagai lomba rakyat, seperti lomba kebersihan, yel-yel, defile, dan permainan tradisional gasing. 


Metode ini dipilih agar pesan edukatif dapat tersampaikan secara ringan dan mudah dipahami, terutama oleh kalangan pelajar.


Untuk memperluas penggunaan pembayaran non-tunai, Bank Indonesia menyediakan voucher potongan harga bagi pengunjung yang melakukan transaksi menggunakan QRIS di area pameran dan bazar UMKM selama rangkaian HUT ke-601 Kabupaten Kepulauan Sangihe.


Kepala KPw BI Sulut, Joko Supratikto, menyampaikan bahwa kehadiran Bank Indonesia dalam Festival Tulude merupakan bentuk komitmen mendekatkan edukasi keuangan kepada masyarakat melalui pendekatan budaya.


“Kami menegaskan komitmen Bank Indonesia untuk terus mengampanyekan edukasi CBP Rupiah," ujar Joko, Minggu (1/2/2026).


Kampanye ini kata dia dilakukan melalui pendekatan yang kreatif, menyenangkan, dan partisipatif, dengan fokus utama menyasar para siswa agar mereka lebih paham dan cinta Rupiah sejak dini. 


"Kami juga memberikan insentif transaksi digital melalui QRIS kepada 1.000 pengunjung pameran dan bazar UMKM dalam rangka HUT ke-601 Kabupaten Kepulauan Sangihe,” kata Joko.


Sinergi antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah dalam Festival Tulude 2026 menjadi contoh pemanfaatan agenda budaya sebagai ruang penguatan ekonomi daerah. 


Perpaduan antara pelestarian tradisi, edukasi kebijakan ekonomi, dan digitalisasi transaksi diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.


Ke depan, Bank Indonesia berkomitmen melanjutkan kerja sama lintas pemangku kepentingan untuk mendorong peningkatan literasi keuangan, memperluas transaksi digital, serta menjaga stabilitas ekonomi daerah, khususnya di wilayah kepulauan Sulawesi Utara.


(sab)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close