![]() |
| Finalis Putra Putri Literasi Sulawesi Utara 2026, Julio Lawendatu.(Dok.Istimewa) |
MANADO, indinews.id – Grand Final Pemilihan Putra Putri Literasi Sulawesi Utara 2026 digelar Sabtu, 3 Oktober 2026. Para finalis telah mempersiapkan diri untuk tampil dalam malam puncak ajang yang menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan minat dan gerakan literasi.
Salah satu finalis, Julio Lawendatu, mahasiswa Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado, mengikuti ajang tersebut dengan membawa pengalaman dari aktivitas literasi yang selama ini dijalaninya di lingkungan kampus.
Julio mengatakan, ketertarikannya terhadap dunia literasi mendorong dirinya untuk ambil bagian dalam pemilihan Putra Putri Literasi Sulawesi Utara.
“Saya tertarik dengan literasi dan saya terlibat aktif dalam kegiatan mahasiswa di kampus, yakni UKM Literasi,” ujar Julio.
Menurutnya, keikutsertaan dalam ajang tersebut bukan sekadar menjadi bagian dari sebuah kompetisi. Momentum itu dimanfaatkannya untuk memperkaya pengalaman, menambah wawasan, sekaligus bertemu dengan anak muda lain yang memiliki perhatian terhadap literasi.
“Berbekal itu saya ingin menambah pengalaman, wawasan baru dan relasi yang baru. Apalagi ini komunitas teman-teman yang memiliki minat yang sama,” katanya.
Julio memandang literasi sebagai bagian penting dalam pengembangan diri generasi muda. Menurut dia, kebiasaan berliterasi dapat membuka akses terhadap berbagai pengetahuan dan memperluas cara pandang.
“Bagi saya generasi muda itu penting meningkatkan literasi karena melalui literasi kita mendapatkan banyak ilmu pengetahuan yang baru,” ujar Julio.
Ia juga menilai membaca tidak hanya berkaitan dengan upaya memperoleh informasi. Aktivitas tersebut, kata Julio, dapat menjadi sarana untuk menemukan ketenangan sekaligus membuka wawasan mengenai berbagai hal.
“Melalui membaca kita bisa mendapatkan ketenangan,” katanya.
Julio berharap semakin banyak generasi muda di Sulawesi Utara yang menjadikan membaca dan aktivitas literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Ia juga berharap ajang Putra Putri Literasi Sulawesi Utara dapat terus menjadi wadah bagi anak muda untuk bertukar gagasan, membangun jejaring, serta mengambil bagian dalam pengembangan gerakan literasi di daerah.
(sab)
