![]() |
| Pertamina perkuat ketersediaan BBM di Sulawesi Utara.(Dok.Istimewa) |
MANADO, indinews.id – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk mengatasi antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Manado dan sekitarnya.
Upaya tersebut dilakukan melalui penambahan stok, optimalisasi pelayanan di SPBU, serta koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pemangku kepentingan terkait.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperkuat pasokan melalui Integrated Terminal (IT) Bitung. Kapal MT Naura telah tiba dengan membawa 3.000 kiloliter (KL) Pertalite untuk mendukung ketersediaan BBM di Sulawesi Utara, khususnya Manado dan wilayah sekitarnya.
Pertamina juga meningkatkan pemantauan stok dan penyaluran BBM di setiap SPBU. Langkah ini bertujuan mengidentifikasi lokasi yang mengalami lonjakan konsumsi atau penurunan stok agar pengiriman tambahan dapat segera dilakukan.
Selain itu, petugas marshal ditempatkan di sejumlah SPBU untuk membantu mengatur antrean, mengarahkan kendaraan ke jalur pengisian yang tersedia, serta memperlancar pelayanan kepada konsumen.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengatakan, perusahaan memahami ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat antrean BBM.
"Kami memahami bahwa antrean BBM yang terjadi di sejumlah SPBU telah menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat. Karena itu, kami terus melakukan berbagai langkah percepatan, mulai dari penguatan stok di SPBU, optimalisasi distribusi, hingga penempatan marshal untuk membantu kelancaran pelayanan," jelasnya, Kamis (15/10/2026).
Ia berharap tambahan pasokan Pertalite melalui IT Bitung dapat memperkuat ketahanan stok dan membantu memperbaiki kondisi pelayanan di SPBU secara bertahap.
"Dengan adanya tambahan pasokan Pertalite sebanyak 3.000 KL melalui IT Bitung, kami berharap ketahanan stok semakin kuat dan kondisi pelayanan di SPBU dapat berangsur membaik," lanjutnya.
Di sisi lain, Pertamina memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pemangku kepentingan terkait untuk memantau penyaluran BBM bersubsidi. Pengawasan tersebut dilakukan guna mencegah penyalahgunaan serta memastikan BBM subsidi disalurkan sesuai ketentuan kepada masyarakat yang berhak.
Pertamina juga mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan maupun pengisian berulang yang tidak sesuai peruntukan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pertamina terus berupaya menjaga kelancaran pasokan dan pelayanan di SPBU. Dukungan masyarakat untuk menggunakan BBM secara bijak, tertib saat mengantre, serta tidak melakukan pembelian berlebihan sangat membantu mempercepat pemulihan kondisi pelayanan," ujarnya.
Masyarakat turut diajak berpartisipasi mengawasi penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyatakan akan terus mengevaluasi kondisi di lapangan dan menyesuaikan pola distribusi serta menambah pasokan apabila diperlukan. Koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan juga akan dilanjutkan untuk menjaga kelancaran pemenuhan kebutuhan energi masyarakat Sulawesi Utara.
Informasi mengenai layanan dan produk Pertamina dapat diperoleh melalui Pertamina Contact Center 135.
(sab)
