JAKARTA, indinews.id – Pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Resky Yusuf Hermawan, mencatatkan prestasi membanggakan pada seri kelima Idemitsu Honda Thailand Talent Cup (TTC) 2026 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, 17–18 Oktober 2026.
Resky berhasil meraih kemenangan pertamanya di ajang tersebut pada race pertama, kemudian kembali naik podium ketiga pada race kedua.
Penampilan kompetitif juga ditunjukkan Abimanyu Bintang Fermadi. Kedua pembalap muda binaan AHM ini bersaing ketat sejak sesi kualifikasi hingga dua balapan berlangsung.
Hasil di Buriram turut memperkuat posisi mereka dalam persaingan klasemen sementara TTC 2026.
Pada race pertama, Sabtu (17/10), Resky memulai balapan dari posisi terdepan. Namun, ia sempat kehilangan posisi akibat persaingan ketat dan efek slipstream dari pembalap lain sebelum tikungan ketiga. Resky kemudian berusaha kembali ke barisan depan.
Abimanyu yang mengawali balapan dari posisi kedelapan justru mampu melakukan start dengan baik dan mengambil alih posisi terdepan. Kedua pembalap Indonesia tersebut silih berganti memimpin jalannya perlombaan.
Memasuki lap ke-13, persaingan semakin ketat hingga Resky dan Abimanyu sempat turun ke posisi kedelapan dan kesembilan.
Pada lap terakhir, Resky tampil impresif dengan menyalip para rivalnya dan finis di posisi pertama, unggul 0,217 detik dari pesaing terdekat. Sementara itu, Abimanyu mengakhiri balapan di posisi ketujuh dengan tambahan sembilan poin.
Pada race kedua, Minggu (18/10), Resky kembali memulai balapan dari posisi terdepan. Di tengah cuaca panas, ia melakukan start dengan baik dan langsung memimpin jalannya perlombaan. Resky bahkan sempat memperlebar jarak hingga 0,8 detik dari pembalap di posisi kedua.
Namun, karakter Sirkuit Buriram yang memungkinkan pembalap memanfaatkan slipstream membuat rombongan kembali mendekat pada lap keenam.
Resky tetap berusaha mempertahankan keunggulan hingga lap terakhir, tetapi kehilangan momentum menjelang finis dan harus puas menyelesaikan balapan di posisi ketiga.
“Alhamdulillah, saya bisa meraih kemenangan pertama di ajang Thailand Talent Cup. Di race pertama, saya menjaga ritme dan menyerang di lap terakhir, dan syukurlah strategi tersebut berjalan dengan baik. Di race kedua, rencana saya untuk membuka jarak di awal cukup berhasil hingga bisa memimpin lima lap tanpa gangguan. Alhamdulillah saya bisa kembali naik podium. Terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas doa dan dukungannya,” ujar Resky.
Rekan setimnya, Abimanyu Bintang Fermadi, juga memperlihatkan perjuangan maksimal pada race kedua. Memulai balapan dari posisi kelima, Abimanyu sempat kehilangan lima posisi pada lap pertama. Meski demikian, ia terus berusaha menembus barisan depan hingga berhasil memimpin balapan pada lap ke-12.
Persaingan berlangsung sengit hingga tikungan terakhir. Abimanyu akhirnya finis di posisi keempat dan memperoleh tambahan 13 poin.
Dari dua balapan di Buriram, Resky mengumpulkan 41 poin, sedangkan Abimanyu menambah 22 poin. Hasil tersebut membuat Abimanyu tetap bertahan di puncak klasemen sementara dengan koleksi 141 poin, unggul 43 poin dari pembalap Thailand yang menempati posisi kedua.
Sementara itu, Resky berada di peringkat keempat dengan 92 poin, sama dengan perolehan poin pembalap yang menduduki posisi ketiga.
General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, mengapresiasi semangat juang dan performa kedua pembalap muda binaan AHM selama berlaga di Thailand.
Ia mengatakan, AHM akan terus menjalankan pembinaan balap secara berjenjang dan berkesinambungan untuk membantu pembalap Indonesia mengembangkan potensi serta bersaing di tingkat internasional.
“AHM akan terus menemani perjalanan para pembalap muda di Indonesia, kami akan mendukung untuk memaksimalkan potensi para pembalap melalui pembinaan berjenjang untuk meraih prestasi tertinggi, hingga ke panggung MotoGP,” ujar Andy.
Selanjutnya, Resky dan Abimanyu akan melanjutkan perjuangan pada seri keenam sekaligus putaran pamungkas TTC 2026. Balapan penutup musim tersebut dijadwalkan berlangsung di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, pada 21–22 November 2026.
(sab)
