![]() |
| Petugas gabungan bersama anjing pelacak K9 melakukan pencarian korban banjir bandang di Kampung Laghaeng, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Sitaro (Foto: Istimewa) |
SITARO, indinews.id - Personel kepolisian bersama petugas gabungan dari berbagai instansi kembali menemukan satu korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara.
Direktur Samapta Polda Sulawesi Utara, Komisaris Besar Polisi Moh. Zamroni, membenarkan penemuan tersebut. Ia mengatakan, jasad korban ditemukan di Kampung Laghaeng, Kecamatan Siau Timur, pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 11.40 WITA.
“Jasad seorang anak laki-laki bernama Clayton Azriel Tatambihe berusia dua tahun ditemukan oleh petugas yang melakukan pencarian dibantu anjing pelacak K9 di lokasi bencana banjir bandang Kampung Laghaeng, Kecamatan Siau Timur,” ujarnya.
Setelah ditemukan, jenazah korban segera dievakuasi dari lokasi kejadian dan diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk dilakukan proses identifikasi. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Hingga saat ini, petugas gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban lainnya yang diduga masih tertimbun material banjir.
Selain upaya pencarian, petugas juga melakukan kerja bakti membersihkan material lumpur dan puing-puing sisa banjir bandang di wilayah Siau Barat dan Siau Timur.
Berdasarkan data sementara, jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang tersebut tercatat sebanyak 15 orang, sementara tiga orang lainnya masih dalam pencarian.
“Kami masih memfokuskan upaya pencarian korban. Kendala yang dihadapi saat ini adalah kondisi medan yang berat serta cuaca yang belum mendukung. Namun, kami bersama instansi terkait akan terus berupaya semaksimal mungkin,” pungkasnya.
(sab)
