Notification

×

Generali Indonesia Dorong Literasi Asuransi Lewat Kompetisi Media Sosial Anak Muda

23 Januari 2026 | Januari 23, 2026 WIB Last Updated 2026-01-22T22:44:21Z

 

Manajemen Generali Indonesia, Jutany Japit selaku Director (kelima dari kiri) yang didampingi oleh Jong Wie Siu selaku Chief Product Management and Marketing Officer (keempat dari kanan) bersama Ajazil Hawaris selaku Digital Creator and Al Tech Educator sekaligus juri kompetisi (paling kiri) bersama Pemenang TOP 10 Youth Empowerment Social Media Competition (Foto: Istimewa)

JAKARTA, indinews.id - Tingkat literasi dan inklusi asuransi di Indonesia masih rendah. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks literasi perasuransian hanya 45,45 persen, sementara inklusi asuransi baru 28,50 persen – jauh tertinggal dibandingkan perbankan yang mencatatkan literasi 65,50 persen dan inklusi 70,65 persen.

 

Rendahnya pemahaman ini membuat masyarakat rentan terhadap risiko finansial, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan proteksi. Di sisi lain, Indonesia memiliki potensi digital yang besar dengan 285 juta penduduk, 356 juta koneksi seluler (125 persen), dan 97,8 persen pengguna aktif media sosial.


Indonesia juga menempati posisi kelima dunia dengan delapan juta konten kreator, menjadikan media sosial sebagai saluran efektif untuk edukasi finansial.

 

Melihat tantangan dan peluang tersebut, Generali Indonesia menghadirkan Youth Empowerment Social Media Competition yang mengajak generasi muda dan konten kreator menciptakan konten edukasi keuangan terkait pentingnya proteksi asuransi.

 

Kompetisi yang berlangsung sejak Oktober 2025 berhasil menarik ribuan pendaftar dari berbagai daerah. Setelah seleksi ketat, 35 pemenang terpilih dengan total hadiah mencapai Rp250 juta. 


Tiga pemenang utama adalah Agus Munandar (34 tahun, asal Bandung) dengan hadiah Rp100 juta, Asep Fitra Kusmana (28 tahun, asal Bandung) dengan hadiah Rp50 juta, dan Gogo Tio P. Tambunan (34 tahun, asal Surabaya) dengan hadiah Rp25 juta.

 

Pengumuman dan serah terima simbolis digelar hari ini oleh jajaran manajemen Generali Indonesia yaitu Jutany Japit (Direktur), Jong Wie Siu (Chief Product Management and Marketing Officer), serta Ajazil Hawaris (Kreator Digital dan Pendidik Teknologi Kematangan Buatan) yang juga bertindak sebagai juri.

 

Youth Empowerment Social Media Competition merupakan bagian dari rangkaian inisiatif Generali Indonesia untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan. Sebelumnya, perusahaan juga telah menjalankan berbagai program baik secara daring maupun luring.

 

"Generasi muda Indonesia adalah generasi kreatif, dinamis, dan memiliki pemikiran terbuka. Melalui kompetisi ini, kami ingin memberdayakan potensi mereka sekaligus meningkatkan literasi asuransi," ujar Jutany Japit, Selasa (20/1/2024).

 

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Milenial dan Generasi Z mendominasi komposisi penduduk hingga sekitar 54 persen dari total populasi. Generasi ini dikenal kreatif, paham teknologi digital, dan aktif di media sosial sehingga diharapkan menjadi katalis dalam peningkatan inklusi dan literasi keuangan.

 

"Kompetisi ini membuktikan bahwa kreativitas bisa menjadi jembatan edukasi. Banyak karya yang menarik secara visual dan mampu menyampaikan pesan proteksi asuransi dengan cara yang dekat dengan generasi muda," tambah Ajazil Hawaris.

 

Literasi keuangan merupakan faktor penting bagi masyarakat untuk mencapai masa depan yang aman dan terencana. Edukasi keuangan menjadi bagian dari inisiatif Generali Group di berbagai negara, termasuk Indonesia, yang selaras dengan tujuan globalnya "Empowering Lives and Dreams" atau memberdayakan kehidupan dan impian melalui perlindungan dan pengetahuan finansial.


(sab)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close