Notification

×

Pengawasan Infrastruktur Energi Diperkuat, Komisaris Pertamina Tinjau Objek Vital di Sulawesi

17 Januari 2026 | Januari 17, 2026 WIB Last Updated 2026-01-20T14:41:59Z
Dewan Komisaris dan manajemen PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan peninjauan fasilitas Integrated Terminal dan Aviation Fuel Terminal dalam kegiatan Management Walkthrough di Sulawesi (Foto: Istimewa)


MAKASSAR, indinews.id - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melaksanakan kegiatan Management Walkthrough (MWT) bersama Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) di sejumlah objek vital distribusi energi pada Sabtu (17/1/2026). 


Peninjauan meliputi Integrated Terminal (IT) Makassar, Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin, IT Bitung, serta AFT Sam Ratulangi. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pengawasan, tata kelola, serta kesiapan operasional infrastruktur energi di wilayah Sulawesi.


MWT diikuti jajaran Dewan Komisaris Independen, komite pengawasan, serta manajemen pusat dan regional. Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung fasilitas operasi, sistem keselamatan kerja, keandalan infrastruktur, serta kesiapan sumber daya guna memastikan kelancaran distribusi bahan bakar minyak dan avtur bagi masyarakat serta sektor penerbangan.


Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), Condro Kirono, menegaskan pentingnya pengawasan langsung terhadap aset strategis perusahaan.


“MWT ini menjadi sarana untuk memastikan seluruh proses operasional berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik, manajemen risiko, serta standar keselamatan. Infrastruktur energi seperti terminal BBM dan AFT memegang peran krusial dalam menjaga ketahanan energi nasional, khususnya di kawasan timur Indonesia,” ujarnya.


Manajemen regional menyampaikan bahwa kehadiran Dewan Komisaris dan manajemen pusat memberikan penguatan bagi jajaran operasional di lapangan.


“Kehadiran Dewan Komisaris dan manajemen pusat menjadi energi positif bagi seluruh tim. Kami terus menjaga keandalan operasional, keselamatan kerja, serta kepatuhan terhadap standar yang berlaku agar distribusi energi di Sulawesi berjalan aman, lancar, dan berkelanjutan,” kata EGM Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar.


Menurutnya, IT Makassar, IT Bitung, AFT Hasanuddin, dan AFT Sam Ratulangi merupakan simpul penting dalam rantai pasok energi yang mendukung mobilitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi daerah, serta konektivitas udara di kawasan Sulawesi.


Dari sisi komunikasi perusahaan, kegiatan MWT dinilai memiliki nilai strategis dalam membangun kepercayaan publik.


“MWT Komisaris mencerminkan komitmen perusahaan terhadap transparansi dan penguatan tata kelola. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memastikan operasional dijalankan secara profesional, aman, dan selaras dengan ekspektasi pemangku kepentingan,” jelas Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum.


Melalui kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan infrastruktur energi, memperkuat manajemen risiko, serta memastikan pelayanan energi yang konsisten bagi masyarakat dan sektor strategis di wilayah Sulawesi.


(sab)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close