Notification

×

PGE Area Lahendong Gelar Management Walkthrough Bersama Dewan Komisaris Pertamina

10 Januari 2026 | Januari 10, 2026 WIB Last Updated 2026-01-10T09:31:34Z

 

Dewan Komisaris dan manajemen PT Pertamina Geothermal Energy Tbk melakukan peninjauan lapangan saat Management Walkthrough di Area Lahendong, Tomohon (Foto: Istimewa)



TOMOHON, indinews.id - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Area Lahendong melaksanakan Management Walkthrough (MWT) bersama Dewan Komisaris, Komite Audit, serta Komite Pemantau Investasi dan Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero) pada Kamis (8/1/2026). 


Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas pengawasan operasional, serta memastikan pengelolaan risiko dijalankan secara menyeluruh di lingkungan Pertamina Group.


Melalui MWT tersebut, manajemen dan jajaran pengawas melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai aspek strategis operasional panas bumi di Area Lahendong. 


Peninjauan mencakup keandalan pembangkit, pengelolaan reservoir dan aktivitas pengeboran, penerapan Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), integritas aset, hingga keberlanjutan bisnis operasi panas bumi yang berperan penting menopang kinerja perusahaan secara nasional.


Kegiatan ini dihadiri Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) Condro Kirono, Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Ahmad Yani, serta General Manager PGE Area Lahendong Novi Purwono. 


Fokus pengawasan diarahkan pada penguatan keandalan operasi, pengelolaan risiko, dan konsistensi penerapan standar keselamatan kerja di seluruh fasilitas.


Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Ahmad Yani menyampaikan bahwa MWT menjadi sarana penting untuk memastikan operasional panas bumi berjalan selaras dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.


“Kegiatan ini merupakan upaya memastikan seluruh aktivitas operasional di PGE Area Lahendong dijalankan secara andal, aman, dan berkelanjutan melalui pengawasan langsung terhadap aspek-aspek operasional yang krusial," ujarnya.


Pengelolaan risiko dan penerapan HSSE menjadi prioritas utama untuk menjaga keandalan pembangkit, melindungi keselamatan insan kerja, serta memastikan keberlangsungan operasi panas bumi yang menopang kinerja perusahaan secara nasional.


Lebih lanjut dijelaskan, PGE Area Lahendong secara konsisten mengembangkan inisiatif pemanfaatan panas bumi beyond electricity yang terintegrasi dengan program pengembangan masyarakat. 


Inisiatif tersebut meliputi pemanfaatan panas bumi untuk produksi gula aren, pengembangan pupuk berbasis silika panas bumi, serta pembangunan kawasan edukasi panas bumi yang mendukung sektor pertanian dan pelestarian lingkungan.


Pelaksanaan MWT juga menegaskan peran PGE sebagai geothermal centre of excellence dengan penekanan pada operation excellence, optimalisasi kinerja pembangkit eksisting, serta pengembangan inovasi panas bumi yang melampaui produksi listrik. 


Upaya ini dilakukan melalui peningkatan efisiensi operasi, penguatan keandalan pembangkit, dan perluasan pemanfaatan langsung panas bumi sebagai sumber nilai tambah berkelanjutan.


Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Dewan Komisaris dan komite turut melakukan peninjauan lapangan ke Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Lahendong Unit 5 dan 6 untuk memastikan implementasi praktik operasi yang andal dan aman, serta penerapan standar keselamatan kerja dan prinsip keberlanjutan di fasilitas produksi panas bumi.


Ke depan, sinergi yang solid diharapkan memungkinkan PGE terus berperan menjaga ketahanan energi nasional, mendorong percepatan transisi energi bersih, serta berkontribusi terhadap pencapaian target net zero emission 2060.


(sab)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close