![]() |
| Petugas Pertamina dan Dinas ESDM Sulsel memeriksa dispenser BBM di SPBU Pertamina 74.902.32 Racing Makassar menjelang Ramadan 1447 H (Foto: Istimewa) |
MAKASSAR, indinewa.id - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Selatan meninjau kesiapan distribusi energi di Makassar menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
Kegiatan berlangsung di SPBU Pertamina 74.902.32 Racing di Jalan Urip Sumoharjo serta pangkalan LPG 3 kilogram di kawasan yang sama, Selasa (17/2/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan pasokan energi dan pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar selama Ramadan.
Tim mengecek akurasi takaran BBM melalui uji tera dispenser serta menguji kualitas produk berdasarkan parameter density dan temperatur. Kesiapan fasilitas pelayanan dan kecukupan stok juga ditinjau untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas ESDM Sulawesi Selatan, Andi Eka Prasetia, mengatakan pengawasan menjelang Ramadan merupakan langkah preventif.
“Kami memastikan kesiapan di lapangan tidak hanya pada ketersediaan stok, tetapi juga pada kualitas produk dan aspek pelayanan. Potensi peningkatan permintaan harus diantisipasi sejak dini agar tidak menimbulkan gangguan di masyarakat,” ujarnya.
Peninjauan dilanjutkan ke pangkalan LPG 3 kilogram untuk mengevaluasi kondisi tabung, ketersediaan stok, serta ketepatan distribusi LPG subsidi sesuai ketentuan.
SBM Sulselbar I Fuel, Muhammad Yoga Prabowo, memperkirakan konsumsi gasoline meningkat selama masa Satgas Ramadan dan Idulfitri. Ia memastikan penguatan suplai telah dilakukan melalui terminal utama di Makassar, Parepare, dan Palopo.
“Stok BBM untuk wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Kota Makassar, dalam kondisi aman dan terjaga. Penguatan suplai dari terminal-terminal utama telah kami siapkan agar kebutuhan masyarakat selama periode mobilitas tinggi dapat terpenuhi tanpa kendala,” jelasnya.
Sementara itu, SBM Sulselbar VI Gas, Wahyu Purwatmo, mengatakan konsumsi LPG juga menunjukkan tren kenaikan menjelang Ramadan.
Untuk menjaga ketersediaan, Pertamina menambah suplai LPG 3 kilogram sebanyak 426.840 tabung selama Februari 2026 di wilayah Sulawesi Selatan.
“Stok LPG dalam kondisi aman dan distribusi terus kami awasi agar berjalan sesuai ketentuan. Operasional penyaluran tetap berlangsung, termasuk pada hari libur, untuk menjaga kontinuitas pasokan di masyarakat,” ungkapnya.
Pertamina mengimbau masyarakat menggunakan LPG subsidi sesuai peruntukan. Pelaku usaha yang tidak berhak diminta beralih ke produk nonsubsidi agar distribusi tetap tepat sasaran.
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menambahkan pihaknya mengoperasikan Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri dengan pengawasan intensif.
“Koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat, serta lembaga penyalur terus diperkuat. Fokus kami memastikan distribusi energi berjalan lancar sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan ibadah Ramadan dengan tenang,” katanya.
Sinergi antara pemerintah daerah dan Pertamina diharapkan mampu menjaga ketersediaan BBM dan LPG di Sulawesi Selatan selama Ramadan tahun ini.
(sab)
