![]() |
| Penandatanganan Kesepakatan Bersama Promosi Pariwisata antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado (Foto: Istimewa) |
MANADO, indinews.id - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menjalin kerja sama promosi pariwisata dengan PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara Internasional Bandara Internasional Sam Ratulangi, Selasa (3/3/2026).
Penandatanganan kesepakatan bersama ini menjadi upaya strategis untuk memperluas promosi destinasi Sangihe melalui pintu gerbang udara Sulawesi Utara.
Kerja sama tersebut mencakup penempatan materi promosi dan logo pariwisata Sangihe di area strategis bandara, penyediaan booth atau tourism corner sebagai pusat informasi wisata, serta pelaksanaan pertunjukan seni dan budaya khas daerah di lingkungan bandara.
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan pengelola bandara. Ia menegaskan kolaborasi ini membantu pemerintah daerah memperkenalkan potensi wisata tanpa membebani anggaran promosi.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada PT Angkasa Pura Indonesia yang telah mendukung promosi pariwisata Kabupaten Kepulauan Sangihe tanpa membebankan biaya promosi kepada pemerintah daerah,” ujar Michael dalam sambutannya.
Menurut dia, tren kunjungan wisatawan ke Sulawesi Utara dalam dua tahun terakhir menunjukkan peningkatan signifikan. Manado dinilai semakin diminati wisatawan mancanegara dan menjadi salah satu destinasi favorit di Indonesia.
“Ini peluang besar bagi Sangihe untuk lebih mengeksplorasi dan mempromosikan potensi wisata yang kita miliki,” katanya.
Michael menjelaskan, wisatawan yang datang ke Sangihe umumnya merupakan pencinta wisata petualangan. Perjalanan menuju wilayah kepulauan itu, lanjutnya, menjadi pengalaman tersendiri, mulai dari penyeberangan laut dari Manado hingga perjalanan darat melintasi pegunungan.
Sejumlah destinasi unggulan yang ditawarkan antara lain Gunung Api Bawah Laut Banua Wuhu, Kampung Mahangetang, Pantai Pananuareng, Pulau Kalama, Air Terjun Malega, serta Puncak Nawirahi.
Ia juga menyoroti posisi geografis Sulawesi Utara yang lebih dekat dengan sejumlah negara di kawasan Asia Timur dan Pasifik dibandingkan Jakarta. Kondisi tersebut dinilai menjadi keunggulan tersendiri dalam mengembangkan pasar wisata mancanegara.
Sementara itu, General Manager Bandara Internasional Sam Ratulangi, Radityo Ari Purwoko, mengatakan jumlah penumpang internasional terus meningkat dalam dua tahun terakhir.
“Pada 2024 tercatat 226.001 penumpang internasional, sedangkan pada 2025 meningkat menjadi 268.063 penumpang atau naik sekitar 19 persen,” ungkapnya.
Ia menambahkan, wisatawan mancanegara yang datang didominasi turis asal Tiongkok dengan kontribusi sekitar 70 persen.
Pihaknya juga telah menyediakan fasilitas Tourism Information Center (TIC) bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara yang dapat dimanfaatkan pemerintah kabupaten untuk penyebaran materi promosi.
Penandatanganan kesepakatan dilakukan langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe dan General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado, dilanjutkan dengan pertukaran plakat serta sesi foto bersama sebagai simbol komitmen mendukung pengembangan pariwisata daerah.
(sab)
