Notification

×

Musda XI Golkar Sulut, Bahlil Tekankan Forum Strategis dan Target Kenaikan Kursi 2029

12 April 2026 | April 12, 2026 WIB Last Updated 2026-04-13T03:35:41Z

 


Manado, indinews.id - Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa Musyawarah Daerah (Musda) bukan sekadar agenda seremonial, melainkan forum strategis yang menentukan arah organisasi ke depan.


Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musda XI Partai Golkar Provinsi Sulawesi Utara yang digelar di Ballroom Novotel Manado Golf Resort & Convention Center, Sabtu (11/4/2026).


Menurut Bahlil, Musda memiliki peran penting dalam menghasilkan keputusan krusial bagi keberlangsungan partai. Ia menyebut ada tiga agenda utama yang harus menjadi perhatian dalam forum tersebut, yakni evaluasi laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, penetapan pokok-pokok pikiran program kerja dan rekomendasi, serta pemilihan Ketua DPD I untuk periode selanjutnya.

“Musda ini jangan diartikan hanya sebagai forum konsolidasi biasa atau seremoni. Ada tiga keputusan penting yang lahir dari forum ini,” ujar Bahlil dalam sambutannya.


Ia menekankan bahwa evaluasi kepengurusan sebelumnya menjadi dasar penting dalam merumuskan kebijakan politik dan strategi partai ke depan. Bahlil juga memberi target kepada kepengurusan baru DPD Golkar Sulut agar mampu meningkatkan perolehan kursi di DPRD kabupaten/kota maupun provinsi pada Pemilu 2029.


Namun demikian, Bahlil tidak memberikan target khusus untuk peningkatan kursi di DPR RI. Ia lebih menekankan penguatan basis politik di daerah, termasuk mendorong agar setiap DPRD kabupaten/kota di Sulawesi Utara memiliki pimpinan dari Partai Golkar.

“Saat ini dari 15 kabupaten/kota, baru 11 yang memiliki pimpinan DPRD dari Golkar. Ini menjadi tugas pengurus baru agar ke depan semua daerah bisa terisi,” tegasnya.


Dalam arahannya, Bahlil juga mengingatkan pentingnya soliditas internal partai. Ia menegaskan bahwa perpecahan hanya akan melemahkan kekuatan politik dan menghambat pencapaian target.

“Tidak ada kekuatan politik yang bisa menjalankan misi tanpa persatuan. Siapapun yang terpilih harus merangkul semua, tidak boleh ada kubu-kubu,” katanya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus DPP Partai Golkar, di antaranya Sekretaris Jenderal Muhammad Sarmuji dan Bendahara Umum Sari Yuliati.


Pada kesempatan yang sama, mantan Ketua DPD I Partai Golkar Sulut, Christiany Eugenia Paruntu, menyampaikan apresiasi kepada Bahlil atas kepercayaan yang diberikan kepadanya hingga dapat menyelesaikan masa jabatan secara penuh.

“Saya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan sehingga saya bisa memimpin hingga akhir masa jabatan,” ujarnya.


Dalam forum Musda XI tersebut, Michaela Elsiana Paruntu secara resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara masa bakti 2025–2030. Ia terpilih secara aklamasi dengan dukungan penuh dari seluruh pemilik suara sah.


Dalam pidato perdananya, Michaela menyampaikan komitmen untuk merangkul seluruh kader dan memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput, sejalan dengan arahan Ketua Umum.

“Ini adalah amanah besar. Saya mengajak seluruh kader tetap bersatu, solid, dan bekerja bersama demi kemenangan Partai Golkar ke depan,” ujarnya.(Jef)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close