![]() |
| Petugas kesehatan memberikan edukasi gizi kepada ibu dan balita dalam kegiatan sosialisasi di Posyandu Permata Indah, Kendari, Kamis (16/4/2026). (Foto: Istimewa). |
KENDARI, indinews.id - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Kendari menggelar sosialisasi gizi bagi balita di Posyandu Permata Indah, Kelurahan Mata, Kendari, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan ini menyasar para ibu guna meningkatkan pemahaman terkait pemenuhan gizi keluarga sebagai langkah pencegahan stunting di tingkat masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, petugas gizi Puskesmas Mata, Sugiati, memberikan materi mengenai pentingnya gizi seimbang, pemilihan bahan pangan, serta praktik pemberian makan yang tepat untuk mendukung tumbuh kembang anak.
Edukasi disampaikan secara interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab.
Selain sosialisasi, Pertamina juga menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada anak-anak yang teridentifikasi mengalami stunting.
Program ini menjadi bagian dari intervensi langsung untuk membantu memperbaiki status gizi anak.
Lurah Mata, Sarna, menyatakan kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan pemahaman orang tua.
“Kolaborasi seperti ini sangat dibutuhkan. Harapannya, kegiatan edukasi dapat terus berlanjut sehingga para orang tua semakin memahami praktik pemberian gizi yang tepat dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Pertamina IT Kendari, Taufik Tanjil Muharram, menegaskan pentingnya perhatian terhadap fase balita dalam membangun kualitas sumber daya manusia.
“Upaya peningkatan pemahaman gizi perlu diikuti dengan aksi nyata di lapangan. Melalui edukasi dan pemberian PMT, kami ingin mendorong perubahan yang berdampak langsung bagi kesehatan anak,” katanya.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menambahkan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
“Edukasi dan intervensi gizi di tingkat komunitas menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas generasi ke depan. Pertamina terus mendorong program yang memberikan dampak langsung, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan tenaga kesehatan,” ungkapnya.
Program ini sejalan dengan upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya peningkatan kesehatan masyarakat dan perbaikan gizi untuk mencegah stunting.
(sab)
