Manado, indinews.id - Advokat Marcelino Mewengkang angkat bicara terkait narasi negatif di media sosial yang menyeret namanya dalam dugaan kasus penipuan dan penggelapan.
Pria yang akrab disapa Acel itu menegaskan bahwa persoalan yang dipermasalahkan merupakan bagian dari kerja sama bisnis yang mengalami kerugian, bukan tindak pidana penipuan sebagaimana yang dituduhkan.
Menurut Acel, persoalan tersebut bahkan telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Namun, hingga kini, ia menyebut tidak ada bukti yang mengarah pada tindak pidana penipuan maupun penggelapan.
“Pola seperti ini sudah berulang kali dilakukan. Saya juga sudah pernah dilaporkan ke Polresta Manado, tetapi tidak dapat dibuktikan bahwa saya melakukan penipuan maupun penggelapan,” ujar Acel kepada wartawan, Selasa (26/5/2026).
Ia menilai, setelah proses hukum tidak menemukan unsur pidana, muncul upaya lain melalui penggiringan opini publik di media sosial yang dinilai menyerang nama baik dirinya maupun keluarganya.
“Saat ini cara yang dilakukan adalah mempermalukan saya dan bahkan membawa nama orang tua saya, padahal mereka sama sekali tidak ada kaitan dengan persoalan ini,” katanya.
Acel menjelaskan, kerja sama bisnis tersebut telah berjalan sejak 2021. Menurut dia, usaha itu akhirnya dihentikan karena mengalami kerugian dan tidak lagi dilanjutkan oleh para pihak yang terlibat.
“Dalam bisnis tentu ada keuntungan dan ada kerugian. Risiko itu sudah diketahui bersama sejak awal,” ucapnya.
Ia juga menegaskan bahwa dana yang digunakan dalam kerja sama tersebut dipakai untuk kepentingan bisnis, bukan untuk kepentingan pribadi.
“Tidak ada niat untuk menipu atau menggelapkan uang. Semua digunakan untuk kepentingan usaha dan pihak yang bersangkutan juga sudah melakukan survei lokasi sebelum bisnis ini dijalankan bersama,” jelasnya.
Acel turut mengungkapkan bahwa persoalan tersebut sebelumnya sempat ramai di media sosial pada Januari lalu. Bahkan, kata dia, pihak kuasa hukum dari pelapor disebut memilih mundur setelah mendengar penjelasan terkait perkara tersebut.
“Kasus ini pernah diviralkan sejak Januari. Bahkan pengacara dari pihak yang bersangkutan mundur setelah meminta penjelasan langsung kepada saya,” tutupnya.(Jef)
