Notification

×

XLSMART Catat Pertumbuhan Pendapatan 38 Persen pada Kuartal I 2026

13 Mei 2026 | Mei 13, 2026 WIB Last Updated 2026-05-12T23:18:37Z

 

Presiden Direktur dan CEO XLSMART Rajeev Sethi. (Dok. Istimewa)


JAKARTA, indinews.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk mencatatkan kinerja positif pada kuartal pertama 2026 di tengah persaingan industri telekomunikasi dan digital yang semakin ketat. 


Perusahaan hasil merger XL Axiata dan Smartfren itu membukukan pertumbuhan pendapatan, laba bersih, hingga perluasan jaringan 5G di berbagai daerah.


Sepanjang Januari hingga Maret 2026, XLSMART meraih pendapatan sebesar Rp11,84 triliun atau tumbuh 38 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, EBITDA yang dinormalisasi mencapai Rp5,43 triliun dengan margin 46 persen.


Adapun laba bersih yang dinormalisasi tercatat sebesar Rp1,37 triliun atau melonjak 254 persen secara tahunan.


Kontribusi terbesar masih berasal dari layanan data dan digital yang menyumbang 91,8 persen terhadap total pendapatan perusahaan. 


Peningkatan tersebut ditopang optimalisasi layanan data dan pertumbuhan rata-rata pendapatan per pengguna atau blended ARPU yang naik menjadi Rp47,3 ribu.


Presiden Direktur dan CEO XLSMART Rajeev Sethi mengatakan fokus utama perusahaan saat ini adalah memperkuat kualitas jaringan dan memperluas layanan 5G di Indonesia.


“Fokus utama XLSMART saat ini adalah memperkuat kualitas jaringan dan memperluas pengalaman 5G pelanggan di seluruh Indonesia. Kami ingin memastikan setiap pelanggan dapat menikmati konektivitas yang lebih cepat, stabil, dan seamless untuk mendukung kebutuhan digital yang terus berkembang,” ujar Rajeev dalam keterangan resminya, Rabu (13/5/2026).


Menurutnya, integrasi jaringan dan ekspansi 5G menjadi fondasi utama perusahaan dalam menghadirkan pengalaman digital generasi berikutnya.


“Dengan infrastruktur yang semakin kuat dan terintegrasi, kami berada pada posisi yang lebih siap untuk menghadirkan kualitas layanan yang semakin baik bagi pelanggan,” katanya.


Hingga akhir kuartal pertama 2026, XLSMART telah mengintegrasikan sekitar 40,3 ribu site jaringan dan menambah sekitar 4,9 ribu site baru guna memperluas cakupan layanan data. 


Perseroan juga menyelesaikan sekitar 77 persen target pembongkaran menara atau tower dismantling sebagai bagian dari efisiensi pascamerger.


Di sisi jaringan, trafik layanan data meningkat 36 persen secara tahunan menjadi 3.867 petabyte. Pertumbuhan itu didorong tingginya penggunaan layanan digital seperti streaming video, mobile gaming, dan layanan berbasis cloud.


Perusahaan juga terus mempercepat ekspansi layanan 5G melalui pendekatan blanket coverage di sejumlah kota strategis. Hingga Maret 2026, jaringan 5G XLSMART telah tersedia di 43 kota di Indonesia.


Rajeev menegaskan konektivitas berkualitas menjadi fondasi penting dalam mendukung percepatan transformasi digital nasional.


“Kami percaya konektivitas berkualitas merupakan fondasi penting untuk mempercepat transformasi digital nasional dan menghubungkan setiap orang Indonesia menuju kehidupan yang lebih baik,” ucapnya.


Selain fokus pada penguatan jaringan, XLSMART juga memperkuat strategi multi-brand melalui layanan XL Prepaid, AXIS, Smartfren, XL PRIORITAS, XL SATU, dan Enterprise untuk menjangkau berbagai segmen pelanggan.


Sepanjang kuartal pertama 2026, perusahaan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp2,25 triliun yang difokuskan untuk integrasi jaringan, modernisasi infrastruktur, dan pengembangan layanan 5G.


XLSMART juga memperoleh pengakuan internasional melalui penghargaan Ookla Speedtest Awards 2025 sebagai Fastest 5G Network di Indonesia serta masuk dalam daftar TIME Best Companies Asia-Pacific 2026.


Perusahaan optimistis integrasi jaringan dan ekspansi layanan digital akan memperkuat perannya dalam mendukung transformasi digital nasional.


(sab)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close