Notification

×

Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Sulut Tetap Aman Pascagempa 7,7 Magnitudo

9 Juni 2026 | Juni 09, 2026 WIB Last Updated 2026-06-09T01:48:46Z

 

Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Sulut Tetap Aman Pascagempa 7,7 Magnitudo, (Senin, 8/6/2026). (Dok. Istimewa)


BITUNG, indinews.id - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan operasional penyaluran energi di wilayah Sulawesi Utara tetap berjalan normal pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah tersebut pada Senin (8/6/2026) pagi.


Gempa yang berpotensi memicu tsunami di sejumlah daerah itu membuat Pertamina segera mengaktifkan prosedur tanggap darurat guna memastikan keselamatan pekerja dan keamanan fasilitas operasional.


Integrated Terminal Manager Bitung, Arman Prastiono, mengatakan langkah cepat dilakukan sesaat setelah gempa terjadi dengan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan infrastruktur operasional.


“Keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap kondisi kedaruratan. Setelah getaran mereda, tim langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan fasilitas operasional. Hasil pengecekan menunjukkan fasilitas utama Integrated Terminal Bitung dalam kondisi aman dan siap mendukung penyaluran energi kepada masyarakat,” ujar Arman.


Sebagai bagian dari mitigasi, seluruh pekerja dan mitra kerja sempat diarahkan menuju titik kumpul sesuai standar keselamatan. 


Tim HSSE, Security, dan Reliability Station juga diterjunkan untuk memeriksa area fasilitas hingga jalur pipa guna memastikan tidak ada kerusakan yang dapat mengganggu operasional.


Pertamina juga terus memantau kemungkinan gempa susulan dengan melakukan pengawasan lapangan secara berkala serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.


Arman menjelaskan, operasional Fuel Terminal Tahuna untuk sementara dihentikan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi tsunami sesuai arahan pemerintah daerah, BPBD, dan otoritas setempat.


Meski demikian, hasil pemeriksaan awal menunjukkan fasilitas di Fuel Terminal Tahuna dalam kondisi aman dan tidak mengalami kerusakan yang memengaruhi distribusi energi.


“Operasional Fuel Terminal Tahuna akan kembali dijalankan setelah terdapat informasi resmi dari BMKG dan instansi berwenang yang menyatakan kondisi telah aman untuk beroperasi,” katanya.


Sementara itu, fasilitas operasional lainnya seperti Integrated Terminal Bitung, Integrated Terminal Gorontalo, dan Aviation Fuel Terminal (AFT) Sam Ratulangi dipastikan tetap beroperasi normal setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh.


“Kami terus berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah daerah, BPBD, BMKG, serta stakeholder terkait untuk memastikan setiap langkah yang diambil selaras dengan perkembangan kondisi di lapangan. 


Seluruh fasilitas operasional kami terus dipantau secara ketat. Ketersediaan energi bagi masyarakat tetap menjadi perhatian kami dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan,” tambah Arman.


Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, turut menyampaikan empati kepada masyarakat yang terdampak bencana.


“Pertamina menyampaikan empati kepada seluruh masyarakat yang terdampak gempa bumi. Kami berharap kondisi segera membaik dan masyarakat dapat tetap menjaga keselamatan dengan mengikuti informasi serta arahan resmi dari pemerintah dan instansi yang berwenang,” ujar Lilik.


Ia menambahkan, Pertamina akan terus memastikan kesiapan infrastruktur energi agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama masa tanggap darurat.


Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan hanya mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, maupun pemerintah daerah terkait perkembangan situasi kebencanaan.


(sab)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close