Notification

×

Perkelahian Antar Kelompok Berujung Penikaman di Manado, Polisi Amankan Pelaku dan Pisau Badik

14 Agustus 2026 | Agustus 14, 2026 WIB Last Updated 2026-08-14T11:42:33Z
Manado, indinews.id - Perkelahian antar kelompok pemuda di Kota Manado, Sulawesi Utara, berujung pada aksi penikaman. Seorang pemuda berinisial ER (19) mengalami sejumlah luka setelah diserang menggunakan senjata tajam di Jalan Pierre Tendean, tepatnya di depan Bank BRI Boulevard, Kelurahan Titiwungen Utara, Kecamatan Sario.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 03.30 WITA. Polisi kemudian mengamankan seorang pria berinisial MIZ (29) yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Kasus ini bermula dari perkelahian antara kelompok yang disebut sebagai anak-anak Pondol dan kelompok anak-anak Lorong Maesa.

Menurut keterangan korban kepada polisi, sebelum kejadian dirinya bersama sejumlah teman sedang mengonsumsi minuman keras di sebuah rumah kos di kawasan Wakeke. Dalam kondisi dipengaruhi minuman keras, korban dan teman-temannya kemudian membawa senjata tajam dan bergerak melalui Lorong Kapal Sandar dengan maksud menyerang kelompok pemuda di Lorong Maesa.

Bentrok pun terjadi. Dalam perkelahian tersebut, korban mengalami luka akibat tikaman sebanyak empat kali, masing-masing mengenai kaki kiri, paha kanan, bokong kiri dan bagian belakang tubuh. Korban juga mengalami luka sayatan di bagian dada kiri.

Teman-teman korban kemudian membawanya ke Rumah Sakit Pancaran Kasih untuk mendapatkan perawatan medis.

Mendapat informasi mengenai kejadian tersebut, Tim URC Delta Polresta Manado yang dipimpin Kanit Resmob Ipda Kresna Aditya, S.Tr.I.K., langsung bergerak melakukan penyelidikan.

Petugas mendatangi rumah sakit untuk menemui korban dan keluarganya serta mengumpulkan keterangan terkait kejadian. Polisi selanjutnya memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi.

Dari hasil penyelidikan tersebut, polisi berhasil mengidentifikasi orang-orang yang diduga terlibat dalam penganiayaan.

Tim kemudian mendatangi kediaman para terduga pelaku dan berkoordinasi dengan pihak keluarga. Setelah para pelaku berhasil dikumpulkan, polisi melakukan pencarian terhadap senjata tajam yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.

Petugas akhirnya menemukan barang bukti berupa sebilah pisau badik.

Terduga pelaku bersama barang bukti kemudian dibawa ke Mapolresta Manado untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.

Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Elwin Kristanto mengatakan, penanganan kasus tersebut dilakukan secara cepat dengan mengedepankan penyelidikan berdasarkan keterangan korban, saksi serta rekaman CCTV.

“Petugas langsung bergerak setelah menerima informasi. Kami melakukan pengecekan terhadap korban, mengumpulkan keterangan dan memeriksa CCTV hingga akhirnya identitas pelaku dapat diketahui,” ujar Elwin.

Ia menegaskan, pihaknya masih mendalami peran masing-masing pihak dalam perkelahian tersebut, termasuk rangkaian kejadian yang menyebabkan korban mengalami sejumlah luka.

“Kasus ini masih kami dalami. Kami akan memproses para pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.

Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya para anak muda, agar tidak mudah terprovokasi dan menghindari konsumsi minuman keras yang dapat memicu terjadinya tindak kekerasan.(Jef)
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close