Notification

×

Motor Jarang Dipakai Tetap Wajib Dirawat, Ini Komponen yang Perlu Dicek

30 September 2026 | September 30, 2026 WIB Last Updated 2026-09-30T10:48:20Z

 

Sepeda motor yang jarang digunakan tetap perlu dirawat dan diperiksa secara berkala untuk memastikan kondisi kendaraan tetap optimal.(Dok.Istimewa)

MANADO, indinews.id – Sepeda motor yang tidak digunakan setiap hari tetap membutuhkan perawatan. Kendaraan yang lebih banyak terparkir dalam waktu lama justru dapat mengalami perubahan kondisi pada sejumlah komponen meski jarak tempuhnya masih rendah.


Kondisi tersebut membuat pemilik kendaraan tidak disarankan menjadikan jarak tempuh sebagai satu-satunya acuan untuk melakukan servis. 


Perawatan juga perlu memperhatikan batas waktu sesuai jadwal yang telah direkomendasikan.


Technical Service Department Head PT Daya Adicipta Wisesa (DAW), Ridwan Marpela, mengatakan kendaraan yang jarang digunakan tetap perlu mendapatkan pemeriksaan secara rutin.


“Walaupun sepeda motor jarang digunakan, beberapa komponen tetap mengalami perubahan kondisi seiring waktu. Karena itu, perawatan berkala tetap penting dilakukan, bukan hanya berdasarkan jarak tempuh, tetapi juga mengikuti periode perawatan yang dianjurkan,” ujar Ridwan, Rabu (30/9/2026).


Salah satu komponen yang perlu menjadi perhatian adalah oli mesin. Pemilik kendaraan terkadang menunda penggantian oli karena sepeda motor belum banyak digunakan.


Padahal, penggantian oli tetap perlu mengikuti jadwal perawatan. Kondisi oli berkaitan dengan pelumasan komponen mesin sehingga penggunaannya tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah kilometer yang telah ditempuh.


“Jangan menjadikan jarak tempuh sebagai satu-satunya patokan. Jika sudah memasuki periode penggantian oli sesuai rekomendasi, sebaiknya tetap dilakukan meskipun motor tidak terlalu sering digunakan,” jelasnya.


Komponen kelistrikan, terutama aki, juga tidak boleh luput dari pemeriksaan. Sepeda motor yang terlalu lama tidak digunakan dapat mengalami penurunan kondisi aki.


Sebelum kendaraan kembali digunakan, pemilik sebaiknya memastikan sistem starter bekerja normal. Kondisi lampu dan indikator pada panel meter juga perlu diperiksa untuk memastikan tidak terdapat tanda gangguan.


Pemeriksaan selanjutnya dapat dilakukan pada bagian ban. Kendaraan yang lama terparkir tetap perlu diperhatikan tekanan udara serta kondisi fisik bannya.


Sistem pengereman dan lampu kendaraan juga menjadi bagian penting yang harus dipastikan berfungsi dengan baik sebelum sepeda motor digunakan kembali.


“Ketika motor akan digunakan kembali setelah cukup lama terparkir, sebaiknya lakukan pemeriksaan sederhana terlebih dahulu. Pastikan tekanan ban sesuai, rem berfungsi dengan baik, lampu menyala, dan tidak ada kondisi yang terlihat tidak normal,” kata Ridwan.


Ia menambahkan, servis berkala bukan hanya ditujukan untuk sepeda motor yang digunakan setiap hari. Pemeriksaan rutin dapat membantu mendeteksi lebih awal apabila terdapat komponen yang membutuhkan perawatan atau penggantian.


Bagi pengguna sepeda motor Honda, perawatan dapat dilakukan di AHASS atau Astra Honda Authorized Service Station dengan mengikuti jadwal servis yang direkomendasikan sesuai jenis kendaraan.


Penggunaan suku cadang dan produk yang sesuai dengan spesifikasi sepeda motor juga penting untuk membantu menjaga performa dan kondisi kendaraan.


“Motor yang jarang digunakan bukan berarti tidak membutuhkan perhatian. Justru dengan pemeriksaan berkala, pemilik bisa mengetahui lebih awal apabila ada komponen yang perlu diperiksa atau dirawat, sehingga kendaraan tetap dalam kondisi siap digunakan,” tutup Ridwan.


(sab)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close