Manado, indinews.id - Polsek Malalayang Polresta Manado menyambangi SMP Negeri 8 Manado untuk memberikan edukasi kepada para siswa terkait pentingnya mencegah aksi tawuran serta larangan membawa senjata tajam (sajam) ke lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Malalayang AKP Imanuel Lord Steven Taniowas, S.H., didampingi Wakapolsek AKP Rudi Walangitan dan Pawas IPDA Benhart Damo.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polsek Malalayang mengingatkan para siswa agar tidak mudah terprovokasi, terlibat dalam aksi kekerasan antarpelajar maupun membawa senjata tajam.
Kapolsek Malalayang AKP Imanuel Lord Steven Taniowas mengatakan, pencegahan tawuran perlu dilakukan sejak dini dengan melibatkan kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan para siswa.
“Kami mengingatkan adik-adik siswa agar tidak terlibat tawuran dan jangan pernah membawa senjata tajam. Jangan mudah terprovokasi atau ikut-ikutan ajakan teman yang dapat berujung pada tindak pidana. Jaga diri, jaga pergaulan, dan fokus pada pendidikan,” ujar Taniowas.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan SMP Negeri 8 Manado, Lineke Hesmi Wauran, S.S., M.Si., menyambut baik langkah kepolisian memberikan edukasi langsung kepada para siswa.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran pihak kepolisian di sekolah. Edukasi seperti ini penting untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang dampak tawuran dan bahaya membawa senjata tajam. Kami berharap siswa dapat memahami pesan yang disampaikan dan menjauhi segala bentuk kekerasan,” kata Lineke.
Menurutnya, pihak sekolah akan terus melakukan pembinaan kepada siswa serta memperkuat komunikasi dengan orang tua dan kepolisian dalam upaya mencegah perilaku yang dapat merugikan masa depan pelajar.
Kegiatan tersebut turut melibatkan Wakil Kepala Sekolah Urusan Humas, Christiana M. Purukan, S.Pd., sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif.
Polsek Malalayang berharap para pelajar dapat menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dengan tidak terlibat tawuran, tidak membawa senjata tajam, serta berani menolak ajakan yang berpotensi menimbulkan tindak kekerasan.(Jef)