Notification

×

Dua Siswa SMK Negeri 2 Manado Bawa Nama PT DAW ke Cari Aman Academy Nasional

4 Oktober 2026 | Oktober 04, 2026 WIB Last Updated 2026-10-04T14:24:07Z

 

Dua siswa SMK Negeri 2 Manado, Wahyudi Fahri Didipu dan Hizkia Kundimang, terpilih mewakili PT DAW dalam Cari Aman Academy tingkat nasional.(Dok.Istimewa)



MANADO, indinews.id – Dua siswa SMK Negeri 2 Manado mendapat kesempatan membawa nama PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) ke ajang Cari Aman Academy tingkat nasional. 


Wahyudi Fahri Didipu dan Hizkia Kundimang terpilih menjadi wakil PT DAW setelah melewati rangkaian pembekalan dan seleksi keselamatan berkendara. Keduanya ditetapkan sebagai perwakilan PT DAW pada 30 September 2026. 


Dalam kompetisi tersebut, Wahyudi dan Hizkia akan didampingi Nathanael Kristian Takasihaeng selaku Task Force (Guru) dari SMK Negeri 2 Manado.


Terpilihnya kedua siswa tersebut merupakan hasil dari Bootcamp Road to Cari Aman Academy yang digelar sebagai bagian dari upaya Honda dan jaringan main dealer dalam meningkatkan pengetahuan serta keterampilan keselamatan berkendara di kalangan pelajar.


Brand Activation Section Head PT DAW, Jani Rondonuwu, mengatakan kesempatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menjadi bagian dari gerakan keselamatan berkendara.


“Pemilihan dua perwakilan ini menjadi hasil dari proses pembekalan dan seleksi yang telah mereka jalani. Kami berharap Wahyudi dan Hizkia dapat membawa semangat keselamatan berkendara dari Sulawesi Utara ke tingkat nasional, sekaligus menjadi contoh bagi teman-teman seusianya untuk terus menerapkan budaya berkendara yang aman,” ujar Jani.


Menurutnya, Cari Aman Academy tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran keselamatan berkendara sejak usia muda. 


Para peserta dibekali pemahaman mengenai teori safety riding, pengenalan potensi bahaya, hingga keterampilan menerapkan perilaku berkendara yang aman dalam kehidupan sehari-hari.


Program tersebut sekaligus memperkuat kolaborasi PT DAW dengan sekolah binaan safety riding. Kehadiran siswa dalam kompetisi diharapkan dapat memperluas kampanye keselamatan berkendara di lingkungan sekolah.


Promotion Dept Head PT DAW, Bonny Pandelaki, mengatakan edukasi keselamatan berkendara harus dilakukan secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada kegiatan kompetisi.


“Kami ingin edukasi safety riding tidak berhenti pada kegiatan atau kompetisi saja, tetapi dapat terus diterapkan dan dikampanyekan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Keterlibatan siswa dalam Cari Aman Academy menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana generasi muda dapat mengambil peran dalam menyebarkan semangat Jago Cari Aman Biar Happy,” ujar Bonny.


Wahyudi dan Hizkia selanjutnya akan mengikuti Cari Aman Academy tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Astra Motor Safety Riding Center, Semarang, Jawa Tengah, pada 6–8 Oktober 2026.


Keduanya akan bersaing dengan perwakilan Main Dealer Honda dari berbagai daerah di Indonesia. Ajang tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi siswa SMK Negeri 2 Manado untuk menambah pengalaman dan menunjukkan kompetensi keselamatan berkendara yang telah mereka peroleh.


PT DAW berharap keikutsertaan kedua siswa tersebut tidak hanya menjadi pencapaian dalam kompetisi, tetapi juga mendorong semakin banyak pelajar di Sulawesi Utara untuk memahami pentingnya keselamatan saat berkendara.


Melalui kampanye “Jago Cari Aman Biar Happy”, Honda bersama PT DAW terus mendorong terbentuknya budaya berkendara yang aman, nyaman, dan bertanggung jawab, khususnya di kalangan generasi muda.


(sab)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close