Notification

×

Gubernur Sulut Ingin Perpustakaan Jadi Tempat Nongkrong Anak Muda

4 Oktober 2026 | Oktober 04, 2026 WIB Last Updated 2026-10-04T23:12:38Z

 

Penutupan Festival Literasi Provinsi Sulawesi Utara 2026, Minggu (4/10/2026).((Indinews.id/Subhan))



MANADO, indinews.id – Gubernur Sulawesi Utara mendorong perubahan wajah perpustakaan agar lebih dekat dengan kehidupan generasi muda. Ia ingin perpustakaan tidak hanya dipenuhi rak dan buku, tetapi juga menjadi ruang nyaman untuk berkumpul, berdiskusi, dan menghasilkan karya.


Gagasan itu disampaikan saat Gubernur Sulawesi Utara menutup Festival Literasi Provinsi Sulawesi Utara 2026.


Menurutnya, kebiasaan anak muda berkumpul di ruang publik seperti alun-alun dapat diarahkan ke perpustakaan dengan menciptakan suasana yang lebih menarik dan ramah bagi mereka.


“Yang mereka kongkow-kongkow itu ajak ke perpustakaan, buat tempat perpustakaan itu menjadi tempat kongkow-kongkow mereka yang tadi di alun-alun,” ujarnya.


Ia menilai perpustakaan perlu menghadirkan suasana kekeluargaan, pertemanan, dan persahabatan sehingga anak muda merasa betah berada di dalamnya.


Karena itu, ia meminta konsep pembangunan dan pengembangan perpustakaan dipikirkan secara serius, termasuk melalui dukungan anggaran pemerintah daerah.


“Coba nanti dianggarkan di APBD. Dianggarkan untuk museum kita bisa ditandingin dengan perpustakaan yang ada di alun-alun itu,” katanya.


Menurutnya, perpustakaan yang hanya mengandalkan keberadaan buku tidak cukup untuk menarik generasi muda.


“Karena kalau perpustakaan kita hanya setumpuk buku-buku, pemalas itu orang,” ujarnya.


Ia berharap perpustakaan ke depan dapat menjadi salah satu pusat aktivitas positif bagi anak muda sekaligus memperkuat budaya membaca dan menulis di Sulawesi Utara.


Gagasan tersebut sejalan dengan harapannya agar literasi tidak berhenti pada festival, tetapi menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.


(sab)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close