![]() |
| Siswa SMK Negeri 1 Limboto dan SMK Negeri 1 Touluaan mengikuti kunjungan industri di lingkungan PT Daya Adicipta Wisesa (DAW), Minahasa Utara, Selasa (13/10/2026).((Dok.Istimewa)) |
MINAHASA UTARA, indinews.id – PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) memperkuat kerja sama dengan dunia pendidikan melalui kunjungan industri yang melibatkan siswa SMK Negeri 1 Limboto dan SMK Negeri 1 Touluaan, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara PT DAW dan sekolah mitra yang telah menjalin kerja sama melalui nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).
Melalui kunjungan tersebut, para siswa mendapat kesempatan untuk melihat langsung aktivitas bisnis sepeda motor Honda, termasuk proses pelayanan di jaringan dealer serta pengelolaan dan distribusi suku cadang di gudang.
Pengalaman ini diharapkan dapat membantu siswa memahami bagaimana pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pembelajaran di sekolah diterapkan dalam lingkungan kerja profesional.
Technical Service Department Head PT DAW, Ridwan Marpela, mengatakan kunjungan industri menjadi salah satu upaya perusahaan mendukung peningkatan kompetensi siswa sekolah vokasi agar lebih siap menghadapi dunia kerja.
“Melalui kunjungan industri ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mengenal lebih dekat dunia kerja di industri otomotif, baik dari sisi pelayanan maupun operasional," ujar Ridwan.
"Kami berharap pengalaman yang diperoleh dapat menambah wawasan, memperkuat pemahaman terhadap kompetensi yang dipelajari di sekolah, serta menjadi bekal bagi siswa untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja,” tambah Ridwan.
Menurutnya, keterlibatan industri dalam proses pengembangan kompetensi siswa penting untuk memperluas pemahaman mereka mengenai kebutuhan dan dinamika dunia kerja.
Kerja sama melalui program MoU juga diharapkan tidak hanya menjadi wadah pertukaran pengetahuan, tetapi mampu membuka peluang kolaborasi berkelanjutan antara perusahaan dan institusi pendidikan.
PT DAW berkomitmen mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui kegiatan yang mendekatkan siswa dengan praktik kerja di industri otomotif.
Dengan demikian, lulusan sekolah vokasi diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai penerapan kompetensi sekaligus kesiapan untuk memasuki dunia kerja.
(sab)
