Notification

×

Gubernur Olly Membuka Peluang Investasi Pariwisata Sulut dalam Wawancara Eksklusif dengan Media Rusia

25 Mei 2023 | Mei 25, 2023 WIB Last Updated 2023-05-24T16:13:09Z
Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey saat diwawancara eksklusif media terbesar di Rusia, Rossiya Segodnya, Rabu (24/05/2023). Ist

MOSKOW, Indinews.id - Dalam kunjungan kerja ke Rusia, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey berkesempatan diwawancara eksklusif media terbesar di Rusia, Rossiya Segodnya, pada Rabu (24/05/2023).

Rossiya Segodnya, sebuah grup media internasional dengan misi memberikan liputan yang cepat dan seimbang tentang acara internasional, mengungkapkan rasa hormat yang mendalam kepada Gubernur Olly. Dalam sesi wawancara tersebut, Rossiya Segodnya menawarkan waktu hingga 45 menit untuk Gubernur Olly membagikan pendapatnya.

Grup media internasional Rossiya Segodnya memiliki jangkauan global melalui kantor berita Sputnik dan radio. Dengan konten multimedia yang diproduksi dalam 30 bahasa dan disiarkan di lebih dari 130 kota di 34 negara setiap hari, Sputnik memberikan peluang unik bagi Rossiya Segodnya untuk mencapai audiens global.

Dalam wawancara tersebut, media Rossiya Segodnya menanyakan pandangan Gubernur Olly mengenai peningkatan arus wisatawan Rusia ke Sulawesi setelah penerbangan langsung antara Rusia dan Indonesia dilanjutkan. Media juga menanyakan apakah turis Rusia akan diterima dengan baik di Sulawesi, mengingat pernyataan negatif Gubernur Bali terhadap turis Rusia di Bali.

Selain itu, media juga menanyakan mengenai adanya kuota kunjungan ke Sulawesi serta proyek infrastruktur yang menarik bagi investor Rusia di wilayah tersebut. Rossiya Segodnya juga menanyakan tentang tindakan yang sebaiknya dihindari saat mengunjungi Sulawesi. Terakhir, media Rusia ingin mengetahui apakah ada prospek kerja sama antara Sulawesi dan beberapa kota dan wilayah Rusia, dan jika ya, dengan kota dan daerah mana.

Wawancara eksklusif ini memberikan kesempatan bagi Gubernur Olly Dondokambey untuk mempromosikan potensi pariwisata Sulawesi dan membuka peluang investasi yang menjanjikan bagi para investor Rusia.

Gubernur Olly Dondokambey menyampaikan banyak hal tentang Sulut, mulai dari letak geografis, kekayaan dan keindahan alam, budaya, pariwisata hingga kemudahan-kemudahan berinvestasi di Sulut.

Gubernur Olly juga menjelaskan kenyamanan melancong ke Bumi Nyiur Melambai. Setidaknya hampir 100 destinasi wisata yang dimiliki Sulawesi Utara bisa dinikmati para turis termasuk dari Rusia.

“Masyarakat Sulut akan dengan senang hati menyambut wisatawan dari Russia, Kyrgyz, Armenia, Belarus dan Kazakhstan. Sulut memiliki kurang lebih 95 destinasi wisata yang menawarkan pengalaman wisata bahari, pertanian, cagar alam, taman konservasi, olahraga dan adrenalin, religi, sejarah dan budaya. Kesemuanya itu pasti akan memberikan pengalaman yang berkesan kepada wisatawan yang berkunjung ke Sulut,” jelas Gubernur Olly.

Gubernur Olly juga menjelaskan bahwa, untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata Sulut seperti sebelum pandemi, pihaknya terus berusaha membuka jalur penerbangan langsung dari bandar udara luar negeri ke bandar udara Internasional Sam Ratulangi di Sulut. 

"Belum lama ini kita telah membuja penerbangan dari Narita Jepang dan Incheon Korea Selatan," ujarnya.

Sebelum pandemi kata Gubernur Olly, ada penerbangan langsung dari delapan provinsi di Tiongkok. Hal ini ikut mendongkrak jumlah wisatawan mancanegara yang datang dari sekitar empat puluh ribuan menjadi seratus lima puluh ribuan per tahun.

“Pendekatan yang kami gunakan adalah lebih kepada pembangunan kepariwisataan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Untuk itu kami telah menyiapkan cetak biru pembangunan kepariwisataan pada 95 destinasi wisata di Sulut dimana selain kami mengembangkan prasarana dan fasilitas. Kami juga melakukan pengendalian pengembangan bagi destinasi yang sudah melampaui ambang batas daya dukung lingkungan melalui penyusunan regulasi perizinan untuk menjaga daya dukung lingkungan,” jelas Gubernur Olly.

Visi Sulut menurut Gubernur Olly, sebagai pintu gerbang Indonesia di Asia dan Pasifik diwujudkan dengan pembangunan infrastruktur dan pembangunan kepariwisataan. Untuk itu Pemerintah Provinsi menawarkan kesempatan kerjasama investasi di bidang infrastruktur dan kepariwisataan di Sulut.

“Adapun beberapa proyek pembangunan infrastruktur dan kepariwisataan yang direncanakan antara lain Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, (KEK) Pariwisata Likupang, Kawasan Industri Mongondow, IHP, Jembatan Bitung-Lembeh, Tol Manado-Amurang, Jalur Kereta Api Manado-Bitung, Manado Outer Ringroad III, dan Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik,” terangnya.

Gubernur Olly memastikan pihaknya berkomitmen memberikan fasilitas pelayanan dan fasilitas fiskal kepada investor yang ingin berinvestasi di Sulut. Dalam kurun waktu 2019-2022 hampir empat miliar US dollar penanaman modal dalam negeri dan penanaman modal asing yang masuk ke Sulut diantaranya di Sektor Pertambangan, Real Estate, Telekomunikasi, Listrik, Hotel, Konstruksi, Industri Makanan dan Industri mineral non logam atau semen.

“Sulut alamnya indah, orang-orangnya ramah dan bersahabat. Sulut adalah provinsi kepulauan, terdiri dari dua ratus delapan puluh delapan pulau, yang memiliki posisi strategis secara geografis sebagai gerbang Indonesia di Asia dan Pasifik. Dua koma enam juta masyarakat Sulut hidup harmonis dalam keberagaman suku, agama dan budaya di wilayah administrasi pemerintahan yang terbagi dalam sebelas kabupaten dan empat kota seluas empat belas ribu lima ratus kilometer persegi. Kerukunan dalam keragaman masyarakat Sulut tersebut menjadi modal dasar ekonomi Sulut untuk terus bangkit setelah pandemi,” imbuhnya.

Sektor-sektor ekonomi di Sulut menurut Gubernur Olly terus bergerak. “Tanaman Pangan, Tanaman Hortikultura, Perkebunan, Peternakan, Kehutanan, Perikanan, Panas Bumi, Pertambangan, Industri Makanan dan Minuman, Industri mineral bukan logam, Percetakan, Konstruksi, Perdagangan Besar dan Eceran, Angkutan, Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, Informasi dan Komunikasi, Jasa Keuangan, Real Estate, Pelayanan Publik, Pendidikan, Kesehatan dan sektor-sektor lainnya berkontribusi terhadap total Produk Domestik Bruto senilai sepuluh koma lima milliar US Dollar di tahun 2022. Peningkatan produksi sektor-sektor ekonomi tersebut membawa ekonomi Sulut tumbuh di atas rata-rata nasional dengan inflasi terjaga di bawah rata-rata nasional. Demikian juga capaian indeks pembangunan manusia terus meningkat dan tetap berada di atas rata-rata nasional,” pungkasnya.

Diketahui, kunjungan Gubernur Olly Dondokambey ke Rusia dalam rangka memenuhi undangan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Rusia untuk menjadi salah satu narasumber pada acara Eurasian Economic Forum (EEF) di Moskow 2023. (**/Ind)
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close