Notification

×

Pertamina Patra Niaga Amankan Pasokan Avtur untuk Penerbangan Haji 2026

25 April 2026 | April 25, 2026 WIB Last Updated 2026-04-25T01:09:45Z

 

Petugas melakukan pengisian avtur ke pesawat di salah satu bandara embarkasi haji sebagai bagian dari kesiapan operasional (Dok. Istimewa)

MAKASSAR, indinews.id - PT Pertamina Patra Niaga memastikan kesiapan pasokan avtur untuk mendukung kelancaran operasional penerbangan haji 2026. Perusahaan menyiapkan lebih dari 80 ribu kilo liter (KL) bahan bakar pesawat guna memenuhi kebutuhan jamaah dari berbagai embarkasi di Indonesia.


Dukungan tersebut dilakukan selama dua fase operasional, yakni fase keberangkatan pada 22 April hingga 21 Mei 2026 serta fase pemulangan pada 1 hingga 30 Juni 2026. Pada periode tersebut, distribusi avtur dipastikan berjalan optimal di seluruh titik layanan penerbangan haji.


Sebagai bagian dari subholding hilir energi nasional, Pertamina Patra Niaga berperan penting dalam menjaga ketersediaan energi sektor aviasi. 


Layanan disiapkan di 14 embarkasi, meliputi Bandara Sultan Iskandar Muda, Minangkabau, Hang Nadim, Kualanamu, Sultan Mahmud Badaruddin II, Soekarno-Hatta, Kertajati, Adi Soemarmo, Juanda, Lombok International Airport, Sepinggan, Syamsudin Noor, Hasanuddin, serta Yogyakarta International Airport yang mulai beroperasi sebagai embarkasi baru pada tahun ini.


Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan kesiapan tersebut ditopang sistem rantai pasok yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.


Pertamina Patra Niaga memastikan keandalan suplai avtur di seluruh titik layanan penerbangan haji melalui sistem rantai pasok yang terintegrasi, mulai dari Kilang, Fuel Terminal, Aviation Fuel Terminal hingga layanan into-plane. 


"Hal ini kami lakukan untuk menjamin kelancaran operasional penerbangan haji secara aman, tepat waktu, dan sesuai standar layanan,” ujar Roberth, Sabtu (25/4/2026).


Untuk wilayah Sulawesi, penguatan layanan difokuskan pada Embarkasi Makassar yang mengalami kenaikan jumlah jamaah sekitar 1,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 


Guna mengantisipasi peningkatan tersebut, disiapkan sekitar 4.690 KL avtur untuk fase keberangkatan dan kepulangan, atau meningkat sekitar 4,52 persen dibandingkan musim haji sebelumnya.


Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyatakan kesiapan operasional terus ditingkatkan agar seluruh proses berjalan lancar.


Pertamina memastikan seluruh kebutuhan avtur di wilayah Sulawesi terpenuhi melalui sistem distribusi yang andal serta dukungan operasional yang optimal. 


"Dengan adanya peningkatan jumlah jamaah, kami juga memperkuat kesiapan di lapangan agar seluruh proses penerbangan berjalan aman, lancar, dan tepat waktu,” ujar Lilik.


Secara keseluruhan, kebutuhan avtur pada musim haji 2026 diproyeksikan meningkat sekitar 1,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, serta berada 5,6 persen di atas rata-rata penyaluran harian normal. Tren ini mencerminkan peningkatan aktivitas penerbangan haji.


Dari sisi operasional, Pertamina Patra Niaga juga memanfaatkan sistem Digital Ground Operation (DGO) untuk memantau proses pengisian hingga validasi transaksi secara real-time. 


Teknologi ini mendukung transparansi, efisiensi, serta ketertelusuran distribusi avtur kepada maskapai penyelenggara haji, termasuk Garuda Indonesia dan Saudia.


Melalui berbagai langkah tersebut, perusahaan berharap dapat memastikan kelancaran perjalanan ibadah haji sekaligus memperkuat peran dalam menyediakan layanan energi yang andal bagi masyarakat.


(sab

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close