![]() |
| Suasana Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) CIMB Niaga di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Jumat (17/4/2026). (Dok.Istimewa). |
JAKARTA, indinews.id - PT Bank CIMB Niaga Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang menghasilkan sejumlah keputusan strategis, termasuk pengesahan laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2025 serta pembagian dividen kepada pemegang saham.
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Konsolidasian 2025, sekaligus menerima laporan kinerja Direksi serta pengawasan Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah.
Salah satu keputusan utama adalah penggunaan laba bersih perusahaan. Pemegang saham menyepakati pembagian dividen tunai maksimal 60 persen atau hingga Rp4,07 triliun (gross) dari laba bersih bank (bank only) sebesar Rp6,78 triliun.
Pembayaran dividen dijadwalkan paling lambat 30 hari kalender setelah keputusan RUPST. Sementara itu, sisa laba akan dicatat sebagai laba ditahan guna mendukung ekspansi usaha.
Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga, Fransiska Oei, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan atas dukungan yang diberikan.
“Terima kasih atas kepercayaan serta dukungan dari nasabah, stakeholders, dan shareholders selama ini. Kinerja positif kami pada 2025 mencerminkan konsistensi performa serta kesehatan fundamental bisnis Bank," kata Fransiska dalam keterangan resminya yang diterima Sabtu (18/4/2026).
Dengan strategi Forward30, kami meyakini ke depan dapat mempertahankan kinerja yang baik dan memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi para stakeholders, termasuk nasabah, masyarakat, dan para pemegang saham CIMB Niaga.
"Komitmen ini juga sejalan dengan purpose kami ‘Advancing Customers and Society’, yakni membantu nasabah serta masyarakat Indonesia mewujudkan mimpi dan aspirasinya,” ujar Fransiska.
RUPST juga menyetujui penunjukan kembali Jimmy Pangestu sebagai Akuntan Publik serta Kantor Akuntan Publik “Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan” untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026.
Di sisi tata kelola, pemegang saham menyepakati pengangkatan kembali sejumlah anggota Dewan Komisaris, yakni Didi Syafruddin Yahya sebagai Presiden Komisaris, serta Sri Widowati dan Farina J. Situmorang sebagai Komisaris Independen.
Untuk Dewan Pengawas Syariah, Prof. Dr. M. Quraish Shihab kembali dipercaya sebagai Ketua, didampingi Dr. Yulizar Djamaluddin Sanrego sebagai anggota. Selain itu, RUPST juga menyetujui pengangkatan Dr. H. Hamim Ilyas sebagai anggota baru menggantikan Prof. Dr. Fathurrahman Djamil.
Pada jajaran Direksi, RUPST menetapkan Budiman Tanjung sebagai Direktur baru. Ia sebelumnya menjabat sebagai Chief of Network & Digital Banking CIMB Niaga dan dinilai memiliki pengalaman panjang di sektor perbankan.
Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, dan Direksi CIMB Niaga adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Didi Syafruddin Yahya
Wakil Presiden Komisaris (Independen) : Glenn Muhammad Surya Yusuf
Komisaris Independen : Sri Widowati
Komisaris Independen : Farina J. Situmorang
Komisaris Independen : Dody Budi Waluyo
Komisaris : Vera Handajani
Komisaris : Novan Amirudin
Dewan Pengawas Syariah
Ketua : Prof. Dr. M. Quraish Shihab, MA
Anggota : Dr. Yulizar Djamaluddin Sanrego, M.Ec.
Anggota : Dr. H. Hamim Ilyas, M.Ag (Efektif terhitung sejak tanggal yang ditentukan dalam RUPS yang mengangkatnya dan setelah mendapat persetujuan dari OJK dan/atau terpenuhinya persyaratan yang ditetapkan dalam persetujuan dari OJK tersebut)
Direksi
Presiden Direktur : Lani Darmawan
Direktur : Lee Kai Kwong
Direktur : John Simon
Direktur merangkap Direktur Kepatuhan : Fransiska Oei
Direktur : Pandji P. Djajanegara (Pengunduran diri telah disetujui RUPS Luar Biasa tanggal 26 Juni 2025 dan akan efektif sejak berlakunya Tanggal Efektif Pemisahan Unit Usaha Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk).
Direktur : Henky Sulistyo
Direktur : Joni Raini
Direktur : Rusly Johannes
Direktur : Noviady Wahyudi
Direktur : Rico Usthavia Frans
Direktur : Budiman Tanjung (Efektif terhitung sejak tanggal yang ditentukan dalam RUPS yang mengangkatnya dan setelah mendapat persetujuan dari OJK dan/atau terpenuhinya persyaratan yang ditetapkan dalam persetujuan dari OJK tersebut)
Fransiska menambahkan, pihaknya mengapresiasi kontribusi jajaran sebelumnya serta optimistis terhadap penguatan kinerja perusahaan ke depan.
CIMB Niaga mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Bapak Fathurrahman Djamil atas kontribusi, jasa dan peran serta kerja sama yang diberikan selama menjabat di CIMB Niaga serta selamat kepada Bapak Hamim Ilyas sebagai Anggota DPS yang baru.
"Di jajaran Direksi kami ingin menyambut dan menyampaikan selamat atas pengangkatan Bapak Budiman Tanjung sebagai Direktur. Kami percaya dengan kompetensi dan pengalaman yang dimiliki selama puluhan tahun di industri perbankan, Bapak Budiman Tanjung dapat memperkuat kinerja CIMB Niaga ke depannya,” tuturnya.
Selain itu, RUPST turut menyetujui sejumlah agenda lain, seperti penetapan remunerasi Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, dan Direksi, serta program pembelian kembali saham (buyback) maksimal 220.000 lembar dengan total dana hingga Rp480 juta. Program ini akan digunakan sebagai bagian dari skema remunerasi berbasis saham bagi manajemen.
Rapat juga menyetujui pembaruan Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan), perubahan Anggaran Dasar Perseroan, serta menerima laporan terkait keuangan berkelanjutan dan penggunaan dana obligasi subordinasi.
Pelaksanaan RUPST dilakukan secara hybrid, yakni melalui sistem elektronik (e-RUPS) menggunakan aplikasi eASY.KSEI serta secara fisik di Graha CIMB Niaga, Jakarta. Pemegang saham dapat memberikan suara melalui mekanisme e-voting baik secara daring maupun langsung di lokasi rapat.
(sab)
