MANADO, indinews.id - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Sulawesi Utara tetap aman di tengah munculnya antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Perusahaan menegaskan bahwa pasokan BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, tersedia dalam jumlah cukup dan distribusinya terus berjalan normal melalui seluruh lembaga penyalur resmi.
Sales Branch Manager Sulutgo I Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Mohammad Agung Afrizal, mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM karena stok yang ada mampu memenuhi kebutuhan konsumen.
"Pertamina memastikan stok BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, berada dalam kondisi aman. Penyaluran ke SPBU juga berjalan normal untuk melayani kebutuhan energi masyarakat di Sulawesi Utara," ujar Agung, Rabu (10/6/2026).
Menurutnya, Pertamina terus memantau kondisi distribusi di lapangan guna memastikan pasokan energi tetap lancar hingga ke seluruh wilayah pelayanan.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena pasokan BBM disalurkan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengajak masyarakat untuk lebih cermat dalam menerima informasi yang beredar, khususnya yang berkaitan dengan distribusi dan ketersediaan BBM.
"Kami mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menerima dan menyebarluaskan informasi. Apabila membutuhkan informasi terkait produk, layanan, maupun kebijakan perusahaan, masyarakat dapat mengakses kanal komunikasi resmi Pertamina sehingga informasi yang diterima akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," kata Lilik.
Ia menambahkan bahwa Pertamina berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi di seluruh wilayah Sulawesi sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Pertamina juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang menemukan kendala layanan maupun dugaan pelanggaran dalam penyaluran BBM. Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.
Perusahaan berharap masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, sehingga distribusi BBM dapat berlangsung lancar dan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
(sab)
