![]() |
| Aktivitas distribusi LPG 3 Kg di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama masa kepulangan haji dan libur sekolah. (Dok. Istimewa) |
MAMUJU, indinews.id - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG subsidi 3 kilogram di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat sebesar 35 persen dari rata-rata harian normal.
Penambahan atau ekstra dropping tersebut dilakukan selama pekan ini untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi masyarakat pada momentum kepulangan jemaah haji dan libur sekolah.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan ketersediaan LPG 3 Kg tetap aman dan mudah diperoleh masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto mengatakan, pihaknya terus memantau penyaluran LPG di lapangan serta berkoordinasi dengan berbagai pihak agar distribusi berjalan lancar.
“Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi telah menyiapkan tambahan pasokan LPG 3 Kg sebanyak 35 persen dari rerata harian normalnya untuk wilayah Sulawesi Selatan dan Barat," ujarnya, Selasa (9/6/2026).
"Langkah ini kami lakukan sebagai upaya antisipatif terhadap potensi peningkatan konsumsi masyarakat pada momentum Iduladha, kepulangan jemaah haji, serta periode libur sekolah. Kami memastikan stok LPG dalam kondisi aman dan distribusi terus berjalan sesuai kebutuhan masyarakat,” tambah Lilik.
Selain menambah pasokan, Pertamina juga mengimbau masyarakat membeli LPG 3 Kg di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Pertamina menegaskan LPG 3 Kg merupakan produk subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu sehingga distribusinya perlu diawasi bersama agar tepat sasaran.
Menurut Lilik, sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan distribusi LPG subsidi di masyarakat.
“Kami mengajak Pemerintah Daerah dan Aparat Penegak Hukum untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap penyaluran LPG 3 Kg agar distribusinya tepat sasaran dan dapat dinikmati oleh masyarakat yang memang berhak menerima subsidi dari pemerintah," kata Lilik.
Sinergi seluruh pemangku kepentingan sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan dan memastikan ketersediaan LPG bagi masyarakat.
Pertamina menyatakan akan terus melakukan pemantauan intensif terhadap distribusi LPG dengan melibatkan pemerintah daerah, agen, dan pangkalan resmi selama periode peningkatan konsumsi masyarakat berlangsung.
(sab)
