Notification

×

Guru PAUD, Pelajar, dan Mahasiswa Ikuti Safety Riding Camp 2026 untuk Perkuat Budaya #Cari_aman

11 Juli 2026 | Juli 11, 2026 WIB Last Updated 2026-07-10T21:00:08Z

 

Peserta Safety Riding Camp 2026 mengikuti pelatihan teori dan praktik keselamatan berkendara di Astra Honda Motor Safety Riding & Training Center Deltamas, Bekasi. (Dok. Istimewa)

JAKARTA, indinews.id - Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) kembali menggelar Safety Riding Camp (SRC) 2026 sebagai upaya memperkuat budaya keselamatan berkendara di kalangan generasi muda dan tenaga pendidik. 


Kegiatan yang berlangsung pada 7–9 Juli 2026 di Astra Honda Motor Safety Riding & Training Center Deltamas, Bekasi, diikuti 53 duta keselamatan berkendara dari berbagai daerah di Indonesia.


Para peserta merupakan hasil seleksi regional yang melibatkan 128 orang sejak April 2026 dengan mengusung tema Keep The Good Vibes with #Cari_aman. 


Mereka terdiri atas 36 siswa dan guru SMA/sederajat dari enam Safety Riding Lab Astra Honda, sembilan mahasiswa dari Universitas Jember dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, serta delapan guru PAUD dari Medan, Yogyakarta, dan Karawang.


Salah seorang peserta, Nicholas Larhaine Prayitno Putro dari Universitas Jember, mengaku memperoleh banyak pengalaman selama mengikuti kegiatan tersebut.


"Saya bersyukur dapat mengikuti Safety Riding Camp dan mendapatkan kesempatan belajar bersama para duta dari berbagai daerah. Semoga ilmu yang saya peroleh dapat bermanfaat untuk menginspirasi lebih banyak masyarakat agar berkendara dengan aman," ujarnya.


Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai materi, mulai dari teori dan praktik berkendara aman, teknik mengenali potensi bahaya di jalan, simulasi menggunakan Honda Riding Trainer (HRT), pelatihan komunikasi sebagai edukator keselamatan berkendara, hingga pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan.


Khusus bagi guru PAUD, materi edukasi dikembangkan melalui metode mendongeng agar pesan keselamatan berkendara dapat diperkenalkan kepada anak-anak sejak usia dini. 


Di akhir kegiatan, Yayasan AHM juga memberikan penghargaan kepada peserta terbaik sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mengampanyekan keselamatan berkendara.


Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan tujuan utama Safety Riding Camp bukan sekadar menghasilkan pemenang, melainkan mencetak agen perubahan yang mampu menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap keselamatan di jalan raya.


"Setiap duta keselamatan berkendara memiliki peran sebagai agen perubahan di lingkungannya. Karena itu, kami terus memperkuat kompetensi mereka agar mampu menjangkau lebih banyak masyarakat melalui berbagai cara, baik secara langsung maupun melalui platform digital," tuturnya.


"Semangat Sinergi Bagi Negeri kami wujudkan dengan menghadirkan edukasi keselamatan melalui berbagai metode yang mudah diakses dan dimengerti sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tambah Muhibbuddin.


Selain penyelenggaraan SRC, Yayasan AHM juga memperluas edukasi keselamatan berkendara melalui program Sekolah Satu Hati yang melibatkan 43 siswa dan guru SMA/sederajat sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang peduli terhadap keselamatan lalu lintas.


Hingga kini, para Duta Keselamatan Berkendara Astra Honda telah memberikan edukasi kepada lebih dari 11.857 masyarakat melalui pelatihan teori maupun praktik. 


Di ranah digital, mereka juga telah menghasilkan sekitar 600 konten edukasi sejak 2025 yang menjangkau lebih dari 519.819 tayangan.


(sab)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close