![]() |
| Aktivitas pengisian BBM di salah satu SPBU di Sulawesi sebagai bagian dari upaya Pertamina menjaga kelancaran distribusi energi kepada masyarakat, Sabtu (11/7/2026) ((Dok. Istimewa)) |
MAKASSAR, indinews.id - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah Sulawesi tetap berjalan aman dan lancar.
Perusahaan menyatakan pasokan energi dalam kondisi memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun sektor industri.
Pertamina terus melakukan pengelolaan stok secara terencana dan pemantauan distribusi di seluruh wilayah operasional guna menjaga kelancaran penyaluran BBM.
Pasokan ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) serta lembaga penyalur lainnya dilakukan secara berkala sesuai pola suplai yang telah ditetapkan.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan kondisi stok BBM di wilayah Sulawesi saat ini berada pada tingkat yang aman sehingga mampu menunjang kebutuhan masyarakat.
"Pertamina terus menjaga keandalan pasokan BBM melalui pengelolaan stok yang terukur dan distribusi yang dilakukan secara berkesinambungan. Kami memastikan setiap titik penyaluran memperoleh pasokan sesuai kebutuhan sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik," kata Lilik dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/7/2026).
Ia menjelaskan, selain menjaga ketersediaan pasokan, Pertamina juga memastikan penyaluran BBM bersubsidi dilakukan sesuai ketentuan pemerintah.
Langkah tersebut bertujuan agar subsidi energi benar-benar diterima oleh kelompok masyarakat yang berhak.
"BBM bersubsidi merupakan energi yang disiapkan pemerintah untuk kelompok pengguna tertentu. Oleh karena itu, penyalurannya terus kami lakukan sesuai regulasi yang berlaku, didukung penerapan mekanisme Subsidi Tepat serta evaluasi secara berkala bersama lembaga penyalur," ujarnya.
Untuk menjaga kelancaran distribusi, Pertamina memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Hiswana Migas, hingga mitra operasional.
Kolaborasi tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi berbagai dinamika di lapangan sekaligus memastikan pelayanan energi kepada masyarakat tetap optimal.
Pertamina juga mengimbau masyarakat agar menggunakan BBM sesuai peruntukannya dan memperoleh informasi dari saluran resmi perusahaan.
Masyarakat yang menemukan kendala layanan maupun dugaan pelanggaran dalam penyaluran BBM diminta menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.
(sab)
