MANADO, indinews.id – Perubahan karakter konsumen seiring pergeseran generasi menjadi perhatian PT Daya Adicipta Wisesa (DAW).
Perusahaan pun membekali para pemimpin jaringan dealer Honda dengan pemahaman mengenai pola perilaku konsumen muda melalui forum “The Next Customer: Understanding Young Manado, Anticipating Tomorrow”.
Kegiatan tersebut diikuti para Kepala Cabang Dealer Honda di wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara.
Forum ini menjadi bagian dari rangkaian Network Head Development Training yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas pimpinan jaringan sepeda motor Honda.
Pembahasan difokuskan pada generation shifting atau perubahan karakter antargenerasi, terutama menyangkut pola pikir, kebiasaan, gaya hidup, hingga perilaku generasi muda yang saat ini telah menjadi bagian dari konsumen dan diproyeksikan sebagai pelanggan pada masa mendatang.
Perkembangan teknologi digital dan media sosial turut memengaruhi cara generasi muda memperoleh informasi dan menentukan pilihan.
Selain itu, perubahan gaya hidup, kondisi ekonomi, serta semakin banyaknya pilihan produk dan layanan membuat konsumen memiliki pertimbangan yang semakin beragam sebelum memilih sebuah merek.
Forum tersebut menghadirkan tiga narasumber dengan latar belakang berbeda, yakni Frederik G. Worang, SE. BSBA. MCom. PhD, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi, serta influencer Kelly Kourtney dan Diego Taka yang turut membawa perspektif generasi Z.
Frederik G. Worang membahas perubahan perilaku konsumen dari perspektif akademis. Menurut dia, pergeseran generasi membuat pelaku bisnis perlu memahami lebih jauh karakter konsumen, termasuk cara mereka berpikir dan mengambil keputusan.
“Generation shifting membuat pola perilaku konsumen ikut berubah. Karena itu, bisnis perlu memahami bukan hanya siapa customer-nya, tetapi juga bagaimana mereka berpikir dan mengambil keputusan,” ujar Frederik G. Worang, Sabtu (26/9/2026)
Sementara itu, Kelly Kourtney memberikan gambaran mengenai kebiasaan generasi Z dalam berinteraksi dengan sebuah merek.
Menurutnya, perkembangan media sosial membuat generasi muda memiliki kebiasaan mencari dan membandingkan informasi secara mandiri sebelum menentukan pilihan.
“Gen Z sangat terbiasa mencari informasi sendiri. Kami melihat review, konten, dan pengalaman orang lain sebelum menentukan pilihan. Jadi, brand perlu hadir dengan komunikasi yang relevan dan autentik,” ungkap Kelly Kourtney.
Diego Taka juga memberikan perspektif mengenai kebiasaan dan ekspektasi generasi muda terhadap sebuah brand. Berbagai pandangan dari ketiga narasumber tersebut menjadi bahan bagi para peserta untuk melihat perubahan customer journey serta pola interaksi konsumen dengan dealer.
Network Development Dept Head PT DAW, Cleve Wanget, mengatakan pemahaman mengenai perubahan karakter konsumen menjadi salah satu aspek penting bagi jaringan dealer dalam menghadapi perkembangan bisnis.
“Customer berubah, maka cara kita memahami dan melayani customer juga perlu ikut berkembang,” ujar Cleve Wanget.
Melalui kegiatan tersebut, PT DAW mendorong para Kepala Cabang Dealer Honda agar tidak hanya memahami perubahan perilaku konsumen, tetapi juga mampu menyesuaikan pendekatan pelayanan dan komunikasi dengan kebutuhan generasi yang terus berkembang.
Forum “The Next Customer: Understanding Young Manado, Anticipating Tomorrow” sekaligus menjadi bagian dari upaya pengembangan sumber daya manusia di lingkungan jaringan Honda, khususnya dalam mempersiapkan para pemimpin dealer menghadapi dinamika konsumen dan perkembangan bisnis ke depan.
(sab)
