![]() |
| M. Kiandra Ramadhipa tampil kompetitif pada dua balapan Moto3 Junior World Championship di MotorLand Aragón, Spanyol, Minggu (27/9/2026).((Dok.Istimewa)) |
MANADO, indinews.id – M. Kiandra Ramadhipa mempertahankan peluang untuk mengakhiri musim di posisi tiga besar Moto3 Junior World Championship 2026 setelah tampil kompetitif pada seri Aragón di MotorLand Aragón, Spanyol, Minggu (27/9/2026).
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) itu mencatat hasil berbeda dalam dua balapan. Ramadhipa finis di posisi kedua pada Race 1 dan menempati urutan keempat pada Race 2. Podium tersebut menjadi yang ketiganya sepanjang musim ini.
Mengawali Race 1 dari posisi kelima berdasarkan hasil kualifikasi sehari sebelumnya, Ramadhipa langsung menunjukkan kecepatannya. Ia naik ke posisi keempat pada lap pertama sebelum mengambil alih posisi terdepan dua lap berselang.
Persaingan di kelompok terdepan berlangsung ketat dengan 12 pebalap berada dalam satu rombongan. Ramadhipa terus menjaga posisinya di barisan depan dengan mengandalkan Honda NSF250RW hingga memasuki lap terakhir.
Tekanan terus diberikan hingga garis finis. Ramadhipa akhirnya mengamankan posisi kedua dengan selisih hanya 0,037 detik dari pemenang.
Pada Race 2, pebalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team itu kembali berada dalam persaingan kelompok depan sejak awal. Ramadhipa bahkan sempat memimpin balapan pada lap kelima dan terus menjaga peluang untuk kembali meraih podium.
Namun, persaingan semakin ketat menjelang finis. Dua pebalap memanfaatkan slipstream di lintasan lurus pada penghujung balapan untuk melewati Ramadhipa. Ia pun harus puas mengakhiri Race 2 di posisi keempat.
“Saya merasa percaya diri di kedua balapan. Race 1 berjalan cukup baik dan saya berhasil meraih podium. Pada Race 2, kondisi lintasan lebih panas sehingga balapan terasa lebih sulit,” kata Ramadhipa.
Ia mengaku tetap berusaha hingga tikungan terakhir untuk mempertahankan posisi terbaik.
“Saya terus berusaha hingga tikungan terakhir dan berhasil finis di posisi keempat. Meski begitu, saya tetap mendapatkan poin penting di Aragón dan membuka peluang lebih besar untuk dapat meraih posisi tiga besar klasemen pebalap di akhir musim,” ujarnya.
Ramadhipa menyebut seri terakhir di Misano akan menjadi kesempatan penting untuk mengejar target tersebut.
“Masih terdapat satu kesempatan di Misano. Saya akan berusaha keras, terima kasih untuk seluruh tim dan semua yang mendukung,” katanya.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya turut mengapresiasi perjuangan Ramadhipa dan tim sepanjang seri Aragón.
“Keberhasilannya raih podium 2 di Race 1 dan finis di posisi 4 pada Race 2 semoga jadi modal positif bagi Ramadhipa untuk menghadapi seri terakhir di Misano,” ujar Andy.
Menurut Andy, Ramadhipa masih memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya pada balapan penutup musim.
“Semoga Ramadhipa bisa memaksimalkan potensinya dan menutup musim dengan performa terbaiknya,” katanya.
Tambahan poin dari Aragón membuat Ramadhipa kini mengoleksi 113 poin dan berada di posisi keempat klasemen sementara. Ia terpaut 23 poin dari pebalap yang menempati posisi ketiga.
Dengan satu seri tersisa, peluang Ramadhipa untuk masuk tiga besar masih terbuka. Putaran terakhir FIM MotoJunior World Championship 2026 dijadwalkan berlangsung di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia, pada 16–18 Oktober 2026.
Ramadhipa akan memanfaatkan seri penutup tersebut untuk mengejar tambahan poin sekaligus berupaya mengakhiri musim dengan hasil terbaik.
(sab)
