![]() |
| Manajer Persmin Minahasa Richo Roring (Kanan) didampingi Media Officer Persmin Jefry Uno (kiri) |
Manado, indinews.id - Manajemen Persmin Minahasa angkat bicara terkait insiden kecil yang terjadi dalam laga lanjutan Liga 4 Zona Sulawesi Utara saat menghadapi PS Bank Sulut. Pertandingan yang berlangsung sengit itu diwarnai protes dari kubu Persmin terhadap keputusan wasit yang dinilai kontroversial.
Manajer Persmin Minahasa, Richo Roring, menyampaikan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit dalam pertandingan tersebut. Menurutnya, keputusan yang diambil tidak berdasarkan pengamatan langsung di lapangan.
“Ya, insiden tadi kami memang menyesali. Wasit tidak melihat langsung kejadian, hanya mendengar dari tim sebelah. Sementara linesman tidak mengangkat bendera,” ujar Richo.
Ia menegaskan bahwa kualitas pertandingan sangat ditentukan oleh kepemimpinan wasit. Jika ingin kompetisi berjalan baik dan profesional, maka perangkat pertandingan harus mampu mengambil keputusan yang objektif dan tidak memicu kontroversi.
“Kalau mau pertandingan ini bagus, kembali ke pimpinan pertandingan. Bukan cuma Persmin yang protes, mungkin klub-klub lain juga pernah mengalami hal serupa terkait kepemimpinan wasit ini,” lanjutnya.
Richo juga mengungkapkan adanya pesan dari Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, yang menekankan pentingnya netralitas wasit dalam setiap pertandingan.
“Ada pesan dari Pak Gubernur bahwa pimpinan pertandingan, terutama wasit, harus netral dan mengambil keputusan yang tidak memicu kontroversi antar tim,” katanya.
Meski diwarnai insiden, Persmin Minahasa tetap fokus menatap laga berikutnya. Richo memastikan tim akan tetap mengandalkan susunan pemain yang telah disiapkan pelatih, dengan target meraih kemenangan.
“Untuk pertandingan selanjutnya, kami tetap dengan line-up yang sudah ditetapkan pelatih. Target kami jelas, harus meraih tiga poin,” tegasnya.
Dengan semangat “Turun Gunung”, Persmin Minahasa optimistis mampu mencuri poin penuh di laga berikutnya, baik di Stadion Klabat maupun di Lantamal Manado, demi menjaga peluang bersaing di Liga 4 Zona Sulawesi Utara.(Jef)
