KENDARI, indinews.id - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal Kendari dan Sales Area Sulawesi Tenggara menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak banjir di Kota Kendari, Rabu (13/5/2026).
Bantuan tersebut disalurkan melalui program Pertamina Peduli yang diserahkan di Posko Logistik Tanggap Bencana Kota Kendari untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat terdampak di sembilan kecamatan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Kota Kendari.
Adapun bantuan yang diberikan berupa paket kebutuhan pokok seperti beras, telur, mi instan, minyak goreng, serta bahan pangan lainnya guna membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat.
Pertamina juga menyalurkan lima tabung Bright Gas 12 kilogram untuk mendukung operasional dapur umum bagi warga terdampak banjir.
Sales Area Manager Retail Sulawesi Tenggara, Agung Surya Pranata, mengatakan para Perwira Pertamina di Kendari turut terlibat langsung dalam proses distribusi bantuan agar dapat segera diterima masyarakat.
“Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap melalui posko logistik agar distribusinya lebih terarah dan menjangkau masyarakat di wilayah terdampak banjir. Pertamina juga terus memastikan layanan energi di Kota Kendari tetap berjalan selama kondisi darurat,” ujar Agung.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan keterlibatan Pertamina dalam penanganan bencana merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk hadir membantu masyarakat.
“Keterlibatan Pertamina dalam situasi kebencanaan merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah dan instansi terkait,” jelas Lilik.
Selain menyalurkan bantuan kemanusiaan, Pertamina juga memastikan distribusi energi di wilayah Kendari tetap berjalan selama banjir berlangsung.
Perusahaan turut mendorong keterlibatan aktif para pekerja dalam kegiatan sosial dan penanganan kebencanaan di wilayah Sulawesi.
Program bantuan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin tanpa kemiskinan, tanpa kelaparan, kehidupan sehat dan sejahtera, serta kota dan permukiman berkelanjutan.
(sab)
