![]() |
| Rombongan Kementerian ESDM bersama Pertamina Patra Niaga meninjau fasilitas penyimpanan dan distribusi energi di Integrated Terminal Makassar serta SPBU Ratulangi (Foto: Istimewa) |
MAKASSAR, indinews.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan infrastruktur energi di Kota Makassar menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Kunjungan tersebut turut didampingi oleh PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi guna memastikan distribusi energi berjalan lancar selama Ramadan hingga masa Lebaran.
Rombongan yang hadir terdiri dari Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Investasi dan Ekonomi Muhammad Mahmud Azhar Lubis, Direktur Teknik dan Lingkungan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Noor Arifin Muhammad, perwakilan BPH Migas, serta jajaran direksi PT Pertamina Patra Niaga.
Kunjungan kerja ini juga dihadiri Komisaris PT Pertamina Patra Niaga Bambang Suswantono dan Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Deny Sukendar bersama manajemen regional.
Peninjauan diawali di Integrated Terminal Makassar. Di lokasi tersebut, rombongan melihat langsung fasilitas penyimpanan bahan bakar minyak (BBM), kesiapan tangki penampungan, serta sistem distribusi yang mendukung penyaluran energi ke berbagai wilayah di Makassar dan sekitarnya.
Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke SPBU Ratulangi Makassar dan pangkalan LPG yang berada di kawasan yang sama.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal serta memantau ketersediaan BBM dan LPG menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat Lebaran.
Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Investasi dan Ekonomi, Muhammad Mahmud Azhar Lubis, mengatakan pemerintah terus memantau kesiapan infrastruktur energi di berbagai daerah guna memastikan pasokan tetap terjaga.
Pemerintah terus memonitor kesiapan infrastruktur energi di berbagai wilayah, termasuk di Makassar. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, stok energi nasional maupun yang tersedia di wilayah Makassar berada dalam kondisi aman dan terjaga.
"Masyarakat tidak perlu khawatir ataupun melakukan panic buying. Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM maupun LPG sesuai kebutuhan guna menunjang aktivitas sehari-hari,” ujar Mahmud, Minggu (15/3/2026).
Komisaris PT Pertamina Patra Niaga, Bambang Suswantono, menyampaikan apresiasi terhadap sinergi yang terjalin antara pemerintah, regulator, dan Pertamina dalam menjaga kesiapan distribusi energi menjelang Ramadan dan Idulfitri.
“Kami mengapresiasi perhatian dan dukungan dari Kementerian ESDM serta regulator yang melakukan peninjauan langsung ke fasilitas energi di Makassar," ujar Bambang.
Sinergi ini kata dia menjadi bagian penting dalam menjaga koordinasi dan memastikan distribusi energi dapat berjalan dengan baik dalam melayani kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, menjelaskan pihaknya terus melakukan pemantauan operasional terhadap fasilitas penyimpanan maupun jaringan distribusi energi di wilayah Sulawesi.
“Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi secara rutin melakukan monitoring terhadap operasional Integrated Terminal, SPBU, serta jaringan distribusi LPG.
"Berbagai langkah koordinasi juga terus dilakukan bersama pemerintah daerah, regulator, dan para mitra penyalur agar distribusi energi kepada masyarakat tetap berjalan dengan lancar selama periode Ramadan hingga Idulfitri,” jelas Deny.
Hal senada juga disampaikan Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto.
Ia menilai kunjungan tersebut menjadi bagian penting dari penguatan sinergi antara pemerintah dan Pertamina dalam memastikan pelayanan energi bagi masyarakat.
Melalui pemantauan bersama ini, diharapkan kesiapan infrastruktur dan operasional distribusi energi dapat terus terjaga.
"Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung kelancaran distribusi BBM dan LPG selama periode Ramadan hingga Idulfitri,” ujar Lilik.
Dengan adanya pemantauan langsung ini, diharapkan pasokan energi bagi masyarakat tetap aman dan distribusinya berjalan lancar selama periode Ramadan hingga Lebaran.
(sab)
