Notification

×

Operator SPBU Jadi Garda Terdepan, Pertamina Perketat Pengawasan BBM Subsidi

10 April 2026 | April 10, 2026 WIB Last Updated 2026-04-10T00:18:24Z

 

Operator SPBU melakukan verifikasi data kendaraan sebelum pengisian BBM subsidi di SPBU Belang-Belang, Mamuju, Sulawesi Barat (Foto: Istimewa)

MAMUJU, indinews.id - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperketat pengawasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi dengan menekankan peran penting operator SPBU sebagai benteng terakhir pencegah penyalahgunaan di lapangan.


Upaya tersebut salah satunya terlihat di SPBU Belang-Belang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.


Dalam proses pengisian BBM subsidi jenis Pertalite, operator melakukan verifikasi data kendaraan dan menemukan ketidaksesuaian antara nomor polisi dengan data pada sistem barcode subsidi tepat. Pengisian pun tidak dilanjutkan.


Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk penerapan standar operasional prosedur (SOP) secara disiplin guna memastikan BBM subsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.


Selain itu, Pertamina juga terus mengingatkan bahwa SPBU merupakan area berisiko tinggi sehingga seluruh pihak wajib mematuhi aturan keselamatan yang berlaku.


Pelanggaran prosedur, baik oleh konsumen maupun pihak lain, berpotensi menimbulkan dampak serius hingga membahayakan keselamatan.


Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa operator SPBU memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran distribusi energi.


“Operator di lapangan bekerja dengan tanggung jawab besar, mulai dari memastikan ketepatan data hingga menjaga aspek keselamatan dalam setiap proses pengisian. Kepatuhan terhadap SOP menjadi fondasi utama agar layanan tetap aman dan distribusi BBM subsidi berjalan sesuai peruntukan,” ujar Lilik, Jumat (10/4/2026).


Ia menambahkan, keberhasilan penyaluran BBM tidak hanya bergantung pada sistem yang digunakan, tetapi juga pada kedisiplinan seluruh pihak, termasuk masyarakat sebagai pengguna.


“Pertamina mengajak masyarakat untuk menghormati prosedur yang berlaku di SPBU, memastikan data sesuai saat melakukan transaksi, serta tidak memaksakan pengisian apabila tidak memenuhi ketentuan. Kepatuhan bersama akan menjaga layanan tetap tertib dan aman,” katanya.


Sebagai bagian dari komitmen menjaga kualitas layanan, Pertamina terus melakukan pembinaan terhadap lembaga penyalur serta memperkuat pengawasan distribusi di seluruh wilayah Sulawesi agar tetap andal dan tepat sasaran.


Masyarakat yang menemukan kendala layanan atau dugaan pelanggaran di SPBU dapat melaporkannya melalui Pertamina Call Center 135 sebagai saluran resmi pengaduan.


(sab)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close