![]() |
| Indeks Ketimpangan Gender Sulawesi Utara tahun 2025 menurun menjadi 0,340 (Ilustrasi Istimewa) |
MANADO, indinews.id - Indeks Ketimpangan Gender (IKG) di Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2025 menunjukkan perbaikan. Nilai IKG tercatat sebesar 0,340 atau menurun 0,046 poin dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 0,386.
Penurunan ini mencerminkan berkurangnya kesenjangan antara laki-laki dan perempuan di sejumlah aspek pembangunan.
“Perbaikan IKG dipengaruhi oleh peningkatan pada dimensi kesehatan reproduksi dan pemberdayaan,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara, Watekhi, Selasa (5/5/2026).
Pada dimensi kesehatan reproduksi, penurunan ketimpangan terjadi seiring membaiknya sejumlah indikator.
Di antaranya adalah berkurangnya persentase perempuan yang melahirkan tidak di fasilitas kesehatan, serta menurunnya proporsi perempuan yang melahirkan anak pertama pada usia di bawah 20 tahun.
Sementara itu, pada dimensi pemberdayaan, ketimpangan juga mengalami penurunan. Hal ini dipicu oleh meningkatnya keterwakilan perempuan di lembaga legislatif yang tumbuh lebih tinggi dibandingkan laki-laki.
Namun demikian, tidak semua dimensi mengalami perbaikan. Pada dimensi pasar tenaga kerja, ketimpangan justru meningkat. Kondisi ini disebabkan oleh kenaikan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) laki-laki yang lebih tinggi dibandingkan perempuan.
Secara keseluruhan, penurunan IKG ini menunjukkan adanya kemajuan dalam upaya mendorong kesetaraan gender di Sulawesi Utara, meskipun masih terdapat tantangan di sektor ketenagakerjaan.
(sab)
