![]() |
| UMKM binaan yang mengikuti pameran Bola Gembira di TVRI Makassar, 12 Juni hingga 20 Juli 2026, Kamis (25/6/2026). (Dok. Istimewa) |
MAKASSAR, indinews.id - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat dukungan terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui berbagai program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Salah satunya dengan memfasilitasi mitra binaan untuk mengikuti pameran "Bola Gembira" yang digelar di TVRI Makassar pada 12 Juni hingga 20 Juli 2026.
Melalui kegiatan tersebut, pelaku usaha lokal memperoleh kesempatan memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus memperluas jaringan pemasaran.
Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan UMKM memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sehingga membutuhkan dukungan dalam meningkatkan kapasitas usaha dan akses pasar.
"Pertamina meyakini bahwa UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi daerah. Karena itu, kami terus berupaya menghadirkan berbagai peluang bagi mitra binaan untuk memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan daya saing produk. Pameran seperti ini menjadi salah satu wadah yang efektif untuk memperkenalkan potensi UMKM lokal kepada masyarakat," ujar Lilik, Kamis (25/6/2026).
Selain menjadi sarana promosi, pameran tersebut juga menjadi media edukasi bagi masyarakat mengenai kualitas dan potensi produk lokal Sulawesi yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Dalam pelaksanaannya, Pertamina melakukan proses kurasi dan pendampingan terhadap UMKM yang terlibat selama kegiatan berlangsung.
Konsep pameran yang menggabungkan hiburan dan bazar produk lokal juga memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk berinteraksi langsung dengan para pelaku usaha.
Salah satu produk yang turut meramaikan pameran adalah Sirup Markisa Asli Mega Buana milik pelaku UMKM Sry Wahyuni.
Produk olahan khas Sulawesi tersebut menarik perhatian pengunjung karena menggunakan bahan baku alami berupa sari buah markisa asli dan gula tebu murni yang menghasilkan cita rasa khas daerah.
Menurut Lilik, pendampingan terhadap UMKM tidak hanya dilakukan melalui pelatihan dan pengembangan produk, tetapi juga dengan membuka akses promosi dan pemasaran agar usaha dapat tumbuh secara berkelanjutan.
"Pendampingan yang kami lakukan tidak berhenti pada aspek pelatihan dan pengembangan produk. Kami juga berupaya membuka akses promosi dan pemasaran agar UMKM dapat terus berkembang, naik kelas, dan memiliki daya saing yang semakin kuat. Harapannya, produk-produk unggulan daerah dapat dikenal lebih luas dan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat," katanya.
Program pemberdayaan UMKM yang dijalankan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan mendorong pola konsumsi serta produksi yang berkelanjutan.
Melalui pendampingan dan promosi yang berkelanjutan, Pertamina berharap semakin banyak UMKM lokal yang mampu berkembang dan menjadi bagian penting dalam penguatan ekonomi daerah maupun nasional.
(sab)
