Notification

×

Pegadaian Area Manado 1 Khitan 145 Anak, Peserta Terima Tabungan Emas dan Perlengkapan Sekolah

11 Juli 2026 | Juli 11, 2026 WIB Last Updated 2026-07-13T04:55:45Z

 

Pemimpin Pegadaian Kanwil V Suluttenggo Malut Papua bersama jajaran berfoto dengan peserta Khitanan Massal Gratis Langkah Emas Anak Soleh di Kantor Wilayah Pegadaian, Manado, Sabtu (11/7/2026) ((Dok. Istimewa))





MANADO, indinews.id - PT Pegadaian Area Manado 1 kembali menggelar program Khitanan Massal Gratis bertajuk Langkah Emas Anak Soleh sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. 


Kegiatan yang melibatkan 145 anak tersebut berlangsung di Kantor Wilayah Pegadaian Kanwil V Suluttenggo Malut Papua, Jalan Dr. Soetomo, Pinaesaan, Kecamatan Wenang, Manado, Sabtu (11/7/2026).


Program ini merupakan kelanjutan dari rangkaian khitanan massal yang secara rutin diselenggarakan Pegadaian setiap tahun. 


Selain layanan khitan gratis, seluruh peserta juga menerima perlengkapan sekolah serta Tabungan Emas sebagai upaya mendorong kebiasaan menabung sejak dini.


Pemimpin Pegadaian Kanwil V Suluttenggo Malut Papua, Maksum, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat, sekaligus menghadirkan manfaat di luar layanan bisnis.


"Kami tidak hanya fokus ke bisnis. Kita juga melihat lingkungan sekitar dan membagikan berkah," ujar Maksum.


Ia menjelaskan, selain layanan khitan gratis, Pegadaian juga memberikan bantuan berupa tas sekolah, alat tulis, dan perlengkapan lainnya bagi para peserta.


Menurut Maksum, khitan merupakan momen penting bagi anak laki-laki Muslim dan diharapkan menjadi kenangan berharga bagi para peserta.


"Anak-anak saya juga tahun 2013 dikhitan di acara Pegadaian yang selalu mereka ingat," katanya.


Maksum berharap hubungan baik antara Pegadaian dan masyarakat dapat terus terjalin setelah kegiatan tersebut.


"Kiranya bapak ibu terus ingat Pegadaian. Sebagai lembaga keuangan, Pegadaian Syariah punya banyak produk yang bisa jadi solusi keuangan dan investasi," ujarnya.


Salah seorang orang tua peserta, Wiwi Daud (25), warga Kelurahan Lawangirung, Kecamatan Wenang, mengaku bersyukur anaknya, Rafasya (7), dapat mengikuti program tersebut.


"Alhamdulillah, kegiatan ini sangat membantu kami. Sebab kalau dilaksanakan mandiri, biayanya lumayan. Apalagi ini anak sudah mau masuk sekolah lagi," tutur Wiwi.


Sementara itu, Deputi Bisnis Pegadaian Area Manado 1, Andi Vivin Budi Permana, mengatakan peserta berasal dari berbagai daerah, tidak hanya dari Kota Manado, tetapi juga Tomohon dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.


Untuk menghindari antrean panjang, pelayanan dibagi dalam dua sesi, yakni pagi dan siang.


"Pelayanannya kita bagi dua, separuh pagi dan sisanya siang sehingga tidak ada penumpukan," kata Andi.


Ia menambahkan, setiap peserta memperoleh Tabungan Emas sebagai bagian dari edukasi literasi keuangan kepada keluarga.


"Harapannya, orang tua bisa konsisten menyisihkan pendapatan untuk menabung emas yang bisa disiapkan untuk biaya pendidikan anak," ujarnya.


Andi menjelaskan, program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) tersebut merupakan inisiatif PT Pegadaian bersama Divisi Syariah yang didanai melalui Dana Kebajikan Umat (DKU).


Untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, Pegadaian bekerja sama dengan Synaps, klinik resmi di bawah naungan perusahaan. Sebanyak 10 dokter spesialis khitan dari Jakarta, Surabaya, dan Lombok diterjunkan dalam kegiatan ini, didukung sekitar 25 tenaga medis dan 30 panitia internal.


(sab)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close