Notification

×

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tuntaskan Satgas Haji 2026, Salurkan 4.204 KL Avtur Tanpa Insiden

11 Juli 2026 | Juli 11, 2026 WIB Last Updated 2026-07-10T20:32:38Z

 

Petugas Aviation Fuel Terminal Hasanuddin melakukan pengisian Avtur pada pesawat haji selama operasional Satgas Hajj Flight 2026 di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. (Dok. Istimewa)

MAKASSAR, indinews.id - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menuntaskan pelaksanaan Satuan Tugas (Satgas) Hajj Flight 2026 dengan memastikan pasokan bahan bakar pesawat (Avtur) selama operasional penerbangan haji berjalan aman dan andal. 


Satgas berlangsung mulai 2 April hingga 2 Juli 2026 melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin.


Selama masa operasional, AFT Hasanuddin menyalurkan sebanyak 4.204,181 kiloliter Avtur untuk melayani 86 penerbangan atau 43 kelompok terbang (kloter) dengan estimasi 18.698 jemaah haji. 


Penyaluran dilakukan guna mendukung kelancaran proses keberangkatan hingga kepulangan jemaah melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.


Selain menjamin kelancaran distribusi Avtur, Pertamina juga mencatat capaian 50.752 Jam Kerja Selamat (JKS) selama pelaksanaan Satgas. 


Operasional tersebut berlangsung tanpa kecelakaan kerja, tanpa insiden keselamatan proses, tanpa kecelakaan transportasi, serta tanpa gangguan keamanan.


Aviation Fuel Terminal Manager Hasanuddin Group, Andreas Yanuar Arinawan, mengatakan, keberhasilan pelaksanaan Satgas tidak terlepas dari kesiapan personel, keandalan fasilitas, serta koordinasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan di lingkungan bandara.


Keberhasilan pelaksanaan Satgas Hajj Flight 2026 merupakan hasil dari kesiapan personel, keandalan sarana dan fasilitas, serta koordinasi yang solid dengan seluruh stakeholder di lingkungan bandara. 


"Setiap proses pengisian Avtur dilaksanakan sesuai prosedur operasional dengan mengutamakan aspek keselamatan sehingga seluruh rangkaian penerbangan haji dapat berjalan lancar hingga akhir masa operasional," ujar Andreas, Sabtu (11/7/2026).


Menurutnya, pengalaman selama pelaksanaan Satgas menjadi bekal penting untuk meningkatkan kesiapan operasional Aviation Fuel Business dalam menghadapi berbagai momentum penerbangan dengan tingkat mobilitas yang tinggi.


"Evaluasi dan pembelajaran dari pelaksanaan Satgas ini akan terus menjadi dasar peningkatan kualitas layanan kami. Pertamina berkomitmen menjaga keandalan pasokan Avtur sekaligus menghadirkan pelayanan yang profesional agar setiap kebutuhan energi penerbangan dapat terpenuhi secara optimal," katanya.


Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan keberhasilan Satgas Hajj Flight 2026 mencerminkan kesiapan perusahaan dalam mendukung sektor transportasi udara melalui penyediaan energi yang aman dan andal.


"Kelancaran operasional penerbangan haji menjadi hasil dari kolaborasi seluruh pihak yang terlibat. Pertamina Patra Niaga akan terus memperkuat keandalan infrastruktur, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjaga pasokan energi penerbangan agar mampu mendukung berbagai agenda strategis nasional maupun kebutuhan transportasi udara di Indonesia," ungkap Lilik.


Ke depan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyatakan akan terus memperkuat budaya keselamatan kerja, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta menjaga keandalan operasional bisnis aviasi guna memberikan layanan terbaik bagi industri penerbangan dan masyarakat.


(sab)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close