Notification

×

Pertamina Blokir 11.093 QR Code BBM Subsidi di Sulawesi

19 September 2026 | September 19, 2026 WIB Last Updated 2026-09-18T22:05:39Z

 

Petugas melayani pengisian BBM di salah satu SPBU. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pengawasan penggunaan QR Code untuk penyaluran BBM subsidi.(Dok.Istimewa).



MAKASSAR, indinews.id – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memblokir 11.093 nomor polisi (nopol) kendaraan yang teridentifikasi terkait penggunaan QR Code BBM subsidi yang tidak sesuai ketentuan hingga September 2026.


Pemblokiran dilakukan sebagai bagian dari pengawasan penyaluran BBM subsidi agar tetap tepat sasaran dan diterima masyarakat yang berhak.


Data Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menunjukkan, pemblokiran tersebut tersebar di empat wilayah kerja. 


Sulawesi Selatan dan Barat mencatat jumlah terbanyak dengan 6.023 nopol, disusul Sulawesi Tenggara 2.355 nopol, Sulawesi Tengah 2.189 nopol, serta Sulawesi Utara dan Gorontalo sebanyak 526 nopol.


Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengatakan pemantauan transaksi BBM subsidi dilakukan secara berkelanjutan.


"Kami terus melakukan pemantauan terhadap transaksi BBM Subsidi. Apabila ditemukan QR Code yang terindikasi disalahgunakan atau digunakan secara berulang dan tidak sesuai dengan ketentuan, maka dilakukan pemblokiran sebagai bagian dari upaya menjaga penyaluran BBM Subsidi tetap tepat sasaran," ujar Okky, Sabtu (19/9/2026).


Ia menjelaskan, pengawasan juga diarahkan untuk memastikan QR Code digunakan sesuai dengan kendaraan yang terdaftar dan peruntukannya.


Pertamina, kata Okky, terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau perkembangan penyaluran BBM subsidi di lapangan.


"Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan QR Code sesuai dengan kendaraan dan kebutuhan masing-masing. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak meminjamkan atau menggunakan QR Code milik pihak lain, karena setiap penggunaan QR Code oleh orang lainnya dapat terindikasi sebagai pengisian berulang yang tidak sesuai dengan ketentuan," jelasnya.


Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyatakan pengawasan dan evaluasi terhadap penyaluran BBM subsidi akan terus diperkuat di seluruh wilayah Sulawesi.


Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga penyaluran BBM subsidi tetap tertib serta memastikan produk bersubsidi dapat diterima oleh masyarakat sesuai ketentuan.


Masyarakat yang mengalami kendala terkait QR Code maupun layanan Pertamina lainnya dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 yang beroperasi selama 24 jam.


(sab)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close