Notification

×

Distribusi BBM dan LPG di Luwu Utara dan Luwu Timur Berangsur Normal Pasca Pemulihan Akses Jalur Utama

4 Februari 2026 | Februari 04, 2026 WIB Last Updated 2026-02-04T02:38:41Z

 

Petugas Pertamina Patra Niaga melakukan distribusi BBM dan LPG ke lembaga penyalur di wilayah Luwu Raya pasca pemulihan akses jalur utama (Foto: Istimewa)



LUWU UTARA, indinews.id - Pemulihan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di Kabupaten Luwu Utara dan Luwu Timur mulai menunjukkan perkembangan positif. 


Sepekan setelah akses jalur distribusi utama kembali terbuka, penyaluran energi ke dua wilayah tersebut berangsur pulih dan secara bertahap mendekati kondisi normal.


Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah kabupaten setempat untuk memastikan kelancaran distribusi BBM dan LPG yang sempat terhenti selama kurang lebih lima hari. 


Upaya pemulihan dilakukan secara bertahap, dimulai dari pemerataan pasokan ke seluruh SPBU dan agen, kemudian dilanjutkan dengan penguatan ketahanan stok di lembaga penyalur.


Untuk mempercepat normalisasi, distribusi BBM dan LPG dilakukan di atas rata-rata konsumsi harian. Fuel Terminal Palopo juga dioperasikan melebihi jam normal, dengan tetap mengedepankan standar keselamatan kerja dan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).


Hasil koordinasi antara Pertamina dan pemerintah daerah turut melahirkan sejumlah kebijakan, salah satunya imbauan kepada masyarakat agar membeli BBM dan LPG sesuai kebutuhan. 


Kebijakan ini dinilai efektif untuk menjaga pemerataan pasokan serta mencegah praktik penimbunan di tengah masa pemulihan.


Di Kabupaten Luwu Utara, pasokan BBM jenis gasoline ditambah sebesar 18 persen dan gasoil 15 persen dari rata-rata harian. Sementara di Luwu Timur, penambahan pasokan mencapai 16 persen untuk gasoline dan 10 persen untuk gasoil. 


Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga mengoptimalkan peran Fuel Terminal Poso sebagai titik suplai alternatif, terutama pada fase awal pemulihan ketika jalur utama masih dalam proses normalisasi.


Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin selama proses pemulihan distribusi energi.


“Pertamina Patra Niaga mengapresiasi peran aktif Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelancaran distribusi energi. Sinergi ini menjadi kunci agar pemulihan berjalan lebih cepat dan pasokan BBM serta LPG dapat kembali stabil di masyarakat,” ujar Rum, Rabu (4/1/2026).


Untuk sektor LPG, Pertamina bersama pemerintah daerah juga menggelar operasi pasar atau pasar murah di sejumlah titik yang telah ditetapkan. 


Kegiatan ini dilaksanakan dengan pengawasan Dinas Perdagangan kabupaten dan dukungan Satpol PP. Secara total, tambahan pasokan LPG di Luwu Utara dan Luwu Timur mencapai 11.200 tabung atau sekitar 50 persen dari alokasi harian.


Meski demikian, Pertamina mencatat adanya dampak pemberitaan terkait rencana aksi lanjutan yang memicu kekhawatiran sebagian masyarakat. 


Kondisi tersebut terindikasi memunculkan aksi pembelian berlebihan di sejumlah SPBU dan pangkalan LPG, bahkan meluas hingga wilayah Kota Palopo dan sekitarnya.


Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM maupun LPG sesuai kebutuhan agar proses pemulihan distribusi energi di Luwu Utara dan Luwu Timur dapat berlangsung lebih cepat dan berkelanjutan.


(sab)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close