Notification

×

Jelang Ramadan 2026, Direksi Pertamina Cek Kesiapan AFT Sam Ratulangi

14 Februari 2026 | Februari 14, 2026 WIB Last Updated 2026-02-13T23:59:06Z

 

Direksi PT Pertamina (Persero) saat melakukan Management Walkthrough di AFT Sam Ratulangi, Manado, menjelang Satgas RAFI 2026 (Foto: Istimewa)



MANADO, indinews.id - Menjelang periode Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) 2026, jajaran direksi PT Pertamina (Persero) melakukan peninjauan langsung ke Aviation Fuel Terminal (AFT) Sam Ratulangi, Kamis (12/2/2026) lalu.


Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional dan penguatan manajemen risiko di sektor aviasi yang diperkirakan mengalami lonjakan trafik selama Ramadan.


Kunjungan tersebut dipimpin Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero) Ahmad Siddik Badruddin bersama Direktur Penunjang Bisnis M. Erry Sugiharto. Keduanya didampingi Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Deny Sukendar serta jajaran manajemen setempat.


Dalam kegiatan Management Walkthrough (MWT) itu, direksi melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap keandalan fasilitas AFT. 


Aspek yang ditinjau meliputi kesiapan sarana dan prasarana, sistem hydrant dan refuelling unit, pengawasan mutu Avtur, integritas peralatan distribusi, standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), hingga kesiapan sumber daya manusia.


Selain itu, manajemen juga mengevaluasi proyeksi kebutuhan Avtur selama RAFI, kecukupan stok, serta rencana mitigasi jika terjadi dinamika operasional di lapangan.


Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero), Ahmad Siddik Badruddin, menekankan pentingnya disiplin dalam pengendalian risiko di sektor penerbangan.


“Di sektor aviasi, tidak ada ruang untuk kesalahan. Setiap proses, mulai dari penerimaan hingga penyaluran Avtur, harus berada dalam kontrol yang ketat. Kami memastikan sistem pengamanan, prosedur keselamatan, dan standar mutu dijalankan tanpa kompromi,” ujar Ahmad, Kamis (12/2/2026).


Ia menambahkan, keandalan terminal bahan bakar penerbangan tidak hanya berdampak pada kelancaran operasional bandara, tetapi juga pada tingkat kepercayaan maskapai terhadap Pertamina.


Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, menyatakan pihaknya telah mengantisipasi peningkatan kebutuhan bahan bakar selama Ramadan dan Idulfitri.


“Kesiapan kami tidak hanya pada aspek stok, tetapi juga pada ketahanan sistem, kesiapan SDM, dan koordinasi dengan otoritas bandara serta maskapai. Semua kami pastikan berjalan selaras agar pelayanan tetap aman dan tepat waktu,” jelas Deny.


Sementara itu, Pjs Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum M, menilai MWT menjadi bentuk penguatan tata kelola perusahaan.


“Kehadiran Direksi di lapangan menunjukkan bahwa pengawasan dan kepemimpinan dilakukan secara langsung. Ini bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga standar keselamatan dan keandalan distribusi energi penerbangan,” tutup Rum.


Melalui peninjauan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya menjaga pasokan Avtur di Bandara Sam Ratulangi tetap aman, andal, dan berkelanjutan selama periode RAFI 2026.


(sab)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close