MAKASSAR, indinews.id - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan pemantauan langsung terhadap kesiapan layanan energi di sejumlah lembaga penyalur di Kota Makassar.
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG tetap aman menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Pemantauan dilakukan di SPBU 74.901.15 yang berada di Jalan Dr. Ratulangi, Makassar, Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) 2026 yang dibentuk Pertamina guna menjaga kelancaran distribusi energi selama periode Ramadan hingga Lebaran.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Selatan Kasman, Region Manager Retail Sales Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Mardian, Area Manager Communication, Relation, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Lilik Hardiyanto, serta perwakilan Hiswana Migas.
Dalam peninjauan tersebut, tim melakukan pengecekan terhadap operasional SPBU, mulai dari ketersediaan stok BBM, kelancaran distribusi dari terminal BBM ke SPBU, hingga implementasi program Subsidi Tepat untuk produk Pertalite dan Biosolar. Pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan penyaluran BBM bersubsidi tetap tepat sasaran.
Selain itu, rombongan juga meninjau pangkalan LPG yang berada di sekitar lokasi SPBU. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok LPG, baik tabung subsidi 3 kilogram maupun produk non-subsidi Bright Gas, serta memastikan kondisi tabung sesuai dengan standar keselamatan.
Pertamina bersama Dinas ESDM juga melakukan pengecekan kualitas BBM melalui pengujian density dan temperatur sesuai standar perusahaan. Takaran BBM juga diuji melalui proses tera untuk memastikan akurasi pengisian sesuai standar metrologi.
Region Manager Retail Sales Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Mardian, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya memastikan kesiapan lembaga penyalur dalam menghadapi potensi peningkatan kebutuhan energi selama Ramadan dan Idulfitri.
“Pertamina memastikan kesiapan SPBU dalam melayani masyarakat, baik dari sisi stok, kualitas produk, maupun sistem layanan. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh lembaga penyalur agar distribusi BBM maupun LPG selama periode Satgas RAFI dapat berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” kata Mardian.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Selatan, Kasman, mengapresiasi langkah Pertamina dalam menjaga ketersediaan energi di wilayah tersebut.
“Kami melihat langsung kondisi di lapangan dan memastikan bahwa stok BBM maupun LPG berada dalam kondisi aman. Masyarakat tidak perlu khawatir ataupun melakukan panic buying karena pasokan energi tetap terjaga dan distribusi berjalan dengan baik,” ujarnya.
Area Manager Communication, Relation, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara berkala di berbagai wilayah selama masa Satgas RAFI berlangsung.
“Melalui Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen menjaga keandalan distribusi energi, termasuk memastikan kesiapan SPBU dan pangkalan LPG sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas selama Ramadan hingga Idulfitri dengan nyaman,” ujar Lilik.
Pertamina memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait guna memastikan distribusi energi kepada masyarakat berjalan aman dan lancar selama Ramadan dan Idulfitri tahun ini.
(sab)
