![]() |
| Apel gabungan penutupan Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2026 di Bandara Sam Ratulangi Manado yang diikuti seluruh stakeholder (Foto: Istimewa) |
MANADO, indinews.id - Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2026 di Bandara Sam Ratulangi Manado resmi ditutup pada Senin (30/3/2026) setelah beroperasi selama 17 hari sejak 13 hingga 29 Maret 2026.
Penutupan ditandai dengan apel gabungan di area lobi keberangkatan bandara yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Sejumlah instansi turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Otoritas Bandara Wilayah VIII, TNI/Polri, BMKG, Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I, Basarnas, AirNav, maskapai penerbangan, Imigrasi, serta unsur ground handling dan manajemen bandara.
Selama periode operasional posko, tidak terdapat kejadian menonjol yang mengganggu aktivitas penerbangan.
Meski sempat terjadi keterlambatan pada beberapa penerbangan akibat faktor operasional maskapai, seluruh penerbangan dapat kembali berjalan dengan aman dan lancar.
Keberhasilan penyelenggaraan posko ini tidak lepas dari sinergi dan koordinasi intensif seluruh pihak. Tim posko secara rutin melakukan pengawasan, pengendalian, serta evaluasi guna memastikan kelancaran operasional, sekaligus menyampaikan informasi terkini kepada masyarakat.
Berdasarkan data operasional, total pergerakan penumpang selama periode tersebut mencapai 112.349 orang, meningkat 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan tingkat pemulihan mencapai 114 persen.
Sementara itu, jumlah pergerakan pesawat tercatat sebanyak 1.050 pergerakan atau naik 21,40 persen, dengan tingkat pemulihan sebesar 110,30 persen.
Untuk angkutan kargo, tercatat sebanyak 873 ton. Meski mengalami penurunan sebesar 1,9 persen, angka pemulihannya justru meningkat signifikan hingga 192,20 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.
Puncak arus mudik terjadi pada H-7 atau 14 Maret 2026 dengan jumlah penumpang sebanyak 7.864 orang, meningkat 28,3 persen.
Sedangkan puncak arus balik tercatat pada H+6 atau 28 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai 7.850 orang, atau naik 17 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak dalam menyukseskan operasional angkutan Lebaran.
“PT Angkasa Pura Indonesia sebagai pengelola bandara mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder yang telah berkolaborasi secara optimal dalam mendukung kelancaran operasional angkutan Lebaran tahun ini," ujarnya.
Peningkatan trafik penumpang dan pergerakan pesawat menunjukkan adanya kepercayaan masyarakat yang semakin baik terhadap layanan transportasi udara, khususnya di Bandara Sam Ratulangi Manado.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan, dan keamanan penerbangan demi memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna jasa bandara.
Dengan berakhirnya posko terpadu ini, operasional Bandara Sam Ratulangi Manado kembali berjalan normal dengan tetap mengedepankan pelayanan prima.
(sab)
