Notification

×

Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026 di Bandara Sam Ratulangi Resmi Beroperasi

13 Maret 2026 | Maret 13, 2026 WIB Last Updated 2026-03-13T19:58:26Z

 

Pembukaan Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026 di Bandara Sam Ratulangi Manado yang melibatkan berbagai instansi guna memastikan kelancaran pelayanan selama masa mudik dan arus balik Lebaran (Foto: Istimewa)

MANADO, indinews.id - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Sam Ratulangi Manado resmi membuka Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026 guna memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik dan arus balik Lebaran.


Posko tersebut mulai beroperasi selama 16 hari, terhitung sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026, atau dari H-8 hingga H+8 Lebaran. 


Kehadiran posko ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mengawasi operasional penerbangan serta pelayanan kepada pengguna jasa bandara.


Sebanyak 105 personel dilibatkan dalam kegiatan ini, terdiri dari 70 petugas PT Angkasa Pura Indonesia dan 35 personel dari berbagai instansi terkait. Di antaranya Pangkalan Udara TNI AU Sam Ratulangi, Pangkalan TNI AL Manado, Brimob Polda Sulawesi Utara, Polsek Kawasan Bandara, Balai Karantina Kesehatan Manado, Kantor Otoritas Bandara Wilayah VIII Manado, serta sejumlah maskapai yang beroperasi di Bandara Sam Ratulangi.


Kegiatan di Posko Terpadu meliputi pengawasan operasional penerbangan, pelayanan kepada penumpang, layanan kesehatan, koordinasi antarinstansi, hingga pemantauan dan pelaporan data pergerakan pesawat, penumpang, dan kargo selama periode Angkutan Lebaran.


Sepanjang tahun 2025, Bandara Sam Ratulangi Manado mencatatkan pergerakan penumpang mencapai sekitar 1,9 juta orang. Angka tersebut mengalami pertumbuhan sekitar 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun masih berada di kisaran 86 persen dari capaian sebelum pandemi pada 2019. 


Pada periode yang sama, tercatat sebanyak 19.520 pergerakan pesawat dan sekitar 19 ribu ton kargo.


Sementara pada periode Angkutan Lebaran 2025, bandara ini melayani 102.198 penumpang dengan 905 pergerakan pesawat.


Untuk Angkutan Lebaran 2026, jumlah trafik diproyeksikan meningkat. Total penumpang diperkirakan mencapai 111.084 orang atau naik sekitar 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 


Adapun pergerakan pesawat diprediksi mencapai 1.033 penerbangan atau meningkat sekitar 8 persen.


General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, mengatakan peningkatan jumlah penumpang selama periode posko sudah diperkirakan sejak awal.


“Selama 16 hari masa Posko Angkutan Lebaran Tahun 2026 ini, diproyeksikan akan terjadi peningkatan jumlah pergerakan penumpang. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 16 Maret 2026 atau H-4 dengan jumlah penumpang harian sekitar 7.481 orang,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).


Ia menambahkan, puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 25 Maret 2026 atau H+4 dengan jumlah penumpang harian mencapai sekitar 7.432 orang.


Menurut Radityo, peningkatan trafik tersebut menjadi tantangan sekaligus momentum untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Dengan adanya prediksi peningkatan trafik penumpang yang positif ini, tentu menjadi tantangan bagi kita semua. Oleh karena itu, mari kita bekerja sama dan bersinergi guna memastikan arus mudik dan arus balik Angkutan Lebaran Tahun 2026 dapat berjalan dengan aman, selamat, nyaman, dan lancar sesuai dengan regulasi yang berlaku,” katanya.


Melalui Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026 ini, diharapkan seluruh aspek pelayanan operasional, keamanan, keselamatan, serta kenyamanan pengguna jasa Bandara Sam Ratulangi Manado dapat terjaga dengan baik selama periode libur Lebaran.


(sab)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close