![]() |
| Peserta UMKM mitra binaan Pertamina mengikuti pelatihan pemasaran digital dan sosialisasi Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) di Manado. (Dok. Istimewa) |
MANADO, indinews.id - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus mendorong penguatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sulawesi Utara.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pelatihan pemasaran digital dan sosialisasi Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) yang diikuti 20 mitra binaan UMKM di Kota Manado.
Kegiatan bertajuk Promosi Produk Auto Cuan & Sosialisasi PUMK untuk Mitra Binaan UMKM Wilayah Manado itu digelar di Pertamina Way Sales Area Manado.
Peserta mendapatkan berbagai materi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan usaha di tengah perkembangan ekonomi digital.
Sales Area Manager Sulutgo, Angga Yudiwinata Putra, mengatakan UMKM memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, peningkatan kapasitas pelaku usaha menjadi salah satu fokus Pertamina dalam program pemberdayaan masyarakat.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin membekali para mitra binaan dengan keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman, khususnya dalam pemasaran digital dan pengelolaan usaha sehingga dapat meningkatkan daya saing dan memperluas peluang pasar," ujar Angga, Senin (15/6/2026).
Selain pelatihan pemasaran digital, peserta juga memperoleh edukasi mengenai penggunaan LPG yang aman dan efisien untuk mendukung operasional usaha.
Materi tersebut disampaikan oleh Sales Branch Manager Sulutgo IV Gas, Ahmad Fernando.
Di kesempatan yang sama, Sr. Officer I SMEPP PT Pertamina (Persero), Ferdy Saputra, memberikan sosialisasi terkait Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK).
Program tersebut membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan akses pembiayaan sekaligus pengembangan usaha.
Sementara itu, Tim CSR dan SMEPP PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Yoga Pratama, membagikan berbagai strategi promosi produk melalui media sosial.
Materi yang disampaikan mencakup teknik pembuatan konten, penguatan identitas merek, hingga pemanfaatan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa pengembangan UMKM merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Pertamina tidak hanya berupaya membantu pelaku UMKM melalui akses pembiayaan, tetapi juga melalui peningkatan kapasitas dan kompetensi usaha.
"Kami berharap para mitra binaan dapat memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh untuk mengembangkan usahanya secara mandiri, meningkatkan omzet, serta menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar," kata Lilik.
Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan pengurangan kesenjangan.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang memberi ruang bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan membahas berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan usaha.
Pertamina berharap program serupa dapat terus dilaksanakan sebagai wadah pembelajaran sekaligus kolaborasi bagi pelaku UMKM di Sulawesi Utara.
(sab)
