![]() |
| Anggota DPRD Kota Manado Muhammad Iqbal Anshary bersama masyarakat dalam kegiatan Reses III Tahun 2026 di Kelurahan Mahawu, Kecamatan Tuminting, Jumat (7/8/2026). ((Dok.Istimewa)). |
MANADO, indinews.id - BPJS Kesehatan ikut hadir dalam kegiatan Reses III Tahun 2026 Anggota DPRD Kota Manado, Muhammad Iqbal Anshary, di Kelurahan Mahawu, Kecamatan Tuminting, Jumat (7/8/2026).
Kehadiran BPJS Kesehatan menjadi kesempatan bagi warga untuk menyampaikan berbagai pertanyaan dan persoalan yang berkaitan dengan kepesertaan serta pelayanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Reses merupakan agenda anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Dalam pertemuan tersebut, warga tidak hanya menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan di lingkungan mereka, tetapi juga memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh informasi mengenai pelayanan publik.
Layanan BPJS Kesehatan menjadi salah satu hal yang banyak mendapat perhatian. Sejumlah warga menanyakan berbagai hal, mulai dari kepesertaan hingga prosedur dalam memanfaatkan layanan JKN.
“Ada beberapa hal yang sangat penting untuk ditanyakan oleh masyarakat kepada pihak terkait dari BPJS Kesehatan,” ujar Iqbal dalam wawancara bersama wartawan.
Pertanyaan warga kemudian dijawab langsung oleh perwakilan BPJS Kesehatan yang hadir dalam kegiatan tersebut. Penjelasan diberikan agar masyarakat memahami hak sebagai peserta, prosedur pelayanan, serta berbagai kanal yang dapat dimanfaatkan untuk memperoleh informasi dan layanan administrasi.
Iqbal juga menyampaikan bahwa warga mendapat informasi mengenai PANDAWA, layanan administrasi kepesertaan BPJS Kesehatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa harus selalu mendatangi kantor BPJS Kesehatan.
Selain PANDAWA, masyarakat diperkenalkan dengan sejumlah kanal layanan digital lainnya, seperti aplikasi Mobile JKN, Care Center 165, dan CHIKA (Chat Assistant JKN).
Melalui aplikasi Mobile JKN, peserta dapat mengakses berbagai layanan Program JKN melalui telepon pintar. Sementara itu, Care Center 165 dapat dimanfaatkan untuk memperoleh informasi dan bantuan terkait layanan JKN.
Adapun CHIKA menjadi salah satu layanan digital yang dapat digunakan peserta untuk mendapatkan informasi secara praktis.
Informasi mengenai Program JKN juga dapat diperoleh melalui situs resmi BPJS Kesehatan. Beragam kanal tersebut memberikan alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi dan mengurus kebutuhan kepesertaan secara lebih mudah.
Dalam dialog tersebut, BPJS Kesehatan tidak hanya memberikan informasi, tetapi turut memberikan penjelasan terhadap persoalan yang disampaikan warga.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat mengenai Program JKN sekaligus menjadi ruang bagi warga untuk mendapatkan solusi atas kendala yang mereka hadapi terkait layanan dan kepesertaan.
(sab)
