Notification

×

Transformasi Digital Perkuat Daya Saing UMKM Sulawesi Utara

23 Agustus 2026 | Agustus 23, 2026 WIB Last Updated 2026-08-23T21:12:25Z
Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta saat membuka Innovation Talk Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 yang membahas percepatan transformasi digital UMKM menuju usaha yang lebih berdaya saing.(Dok.Istimewa)




MANADO, indinews.id - Transformasi digital menjadi salah satu kunci untuk memperkuat produktivitas dan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sulawesi Utara. 


Bank Indonesia (BI) terus mendorong pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital agar mampu memperluas pasar, memperbaiki tata kelola usaha, dan meningkatkan akses pembiayaan.


Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta mengatakan, digitalisasi UMKM diarahkan melalui tiga strategi utama, yakni e-farming, e-commerce, dan e-financing.


Hal itu disampaikan Filianingsih saat membuka Innovation Talk Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 bertema “Akselerasi Transformasi Digital UMKM: Integrasi Inovasi Digital Menuju UMKM Naik Level” di Jakarta, Kamis (21/8/2026).


“Dengan talenta yang berdaya, inovasi yang implementatif, dan ekosistem yang saling menguatkan, kami optimis UMKM Indonesia akan terus bertransformasi, bertumbuh, dan naik kelas,” ujar Filianingsih.


Menurut dia, e-farming diarahkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui pemanfaatan teknologi digital. 


Sementara itu, e-commerce membantu UMKM masuk ke pasar digital, sedangkan e-financing melalui Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK) mendorong pelaku usaha memiliki pencatatan keuangan yang lebih tertib sekaligus memperkuat akses terhadap pembiayaan.


BI juga memperkuat ekosistem inovasi digital melalui pengembangan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI). Ekosistem tersebut mempertemukan talenta, inovator, industri, pemerintah, dan berbagai mitra strategis untuk menghasilkan solusi digital yang dapat diterapkan di sektor riil, termasuk UMKM.


Di Sulawesi Utara, penerapan teknologi digital juga mulai dirasakan kelompok petani binaan BI. Hingga 2026, sebanyak enam kelompok tani yang tergabung dalam Petani Unggulan Sulawesi Utara (PATUA) telah mengadopsi teknologi digital farming.


Teknologi yang digunakan antara lain smart greenhouse dan drone sprayer untuk mendukung budidaya cabai, bawang merah, dan padi.


Pemanfaatan teknologi tersebut membantu petani menggunakan pupuk dan bahan produksi secara lebih tepat sehingga dapat menekan biaya sekaligus meningkatkan produktivitas.


Digitalisasi juga menjangkau sektor UMKM. Hingga Juli 2026, lebih dari 150 UMKM binaan BI Sulawesi Utara telah masuk ke ekosistem digital melalui pemanfaatan platform e-commerce dan pencatatan keuangan menggunakan SIAPIK.


Langkah tersebut membuka peluang bagi produk UMKM Sulawesi Utara untuk menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pasar nasional dan global. 


Di saat yang sama, pencatatan keuangan yang lebih baik membuat pelaku usaha semakin siap mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan perbankan maupun nonperbankan.


Perkembangan digitalisasi juga terlihat dari semakin luasnya penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Hingga Juli 2026, sebanyak 388 ribu merchant di Sulawesi Utara telah menggunakan QRIS. Dari jumlah tersebut, 95,36 persen merupakan pelaku UMKM.


Transaksi UMKM melalui QRIS di Sulawesi Utara hingga Juli 2026 tercatat mencapai Rp3,5 triliun. BI menilai perkembangan tersebut menunjukkan bahwa pembayaran digital tidak hanya memberikan kemudahan transaksi, tetapi juga memperkuat keterhubungan UMKM dengan ekosistem ekonomi dan keuangan digital.


BI Sulawesi Utara berkomitmen melanjutkan kolaborasi dengan pemerintah, pelaku usaha, lembaga keuangan, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mempercepat transformasi digital UMKM.


Semangat Mapalus dan gotong royong diharapkan menjadi kekuatan dalam membangun UMKM yang semakin adaptif, inovatif, dan kompetitif sehingga mampu tumbuh, naik kelas, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.


(sab)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close