Notification

×

Tingkatkan Pelayanan, Bandara Sam Ratulangi Perkuat Kompetensi Personel di Area Terminal

12 September 2026 | September 12, 2026 WIB Last Updated 2026-09-11T21:35:22Z

 

Personel pelayanan Bandara Sam Ratulangi Manado mengikuti sosialisasi dan edukasi customer experience, hospitality, serta basic English untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.(Dok.Istimewa)

MANADO, indinews.id – Bandara Sam Ratulangi Manado terus memperkuat kualitas pelayanan kepada pengguna jasa dengan meningkatkan kompetensi personel yang berinteraksi langsung dengan penumpang. 


Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi dan edukasi mengenai customer experience, hospitality, serta basic English yang digelar PT Angkasa Pura Indonesia melalui Bandara Sam Ratulangi Manado bersama PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS), Kamis (10/9/2026).


Kegiatan ini melibatkan sejumlah personel yang bertugas di area pelayanan bandara, mulai dari Terminal Services Officer, Customer Services Officer, petugas kebersihan atau Facilities Care, petugas pelayanan trolley, hingga petugas parkir. 


Penguatan kompetensi tersebut diharapkan dapat menyamakan pemahaman mengenai standar pelayanan sehingga seluruh personel mampu memberikan layanan yang profesional, konsisten, ramah, serta berorientasi pada kepuasan pengguna jasa.


Materi yang diberikan mencakup sejumlah aspek penting dalam pelayanan, di antaranya keramahan, sikap saat melayani, komunikasi dengan pengguna jasa, penampilan dan kerapian personel, serta kebersihan dan kerapian area kerja. 


Aspek tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman positif bagi penumpang sejak memasuki lingkungan bandara.


General Manager InJourney Airports Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko yang akrab disapa Oki, mengatakan kualitas pelayanan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan infrastruktur yang tersedia, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang berinteraksi langsung dengan pelanggan.


“Pelayanan merupakan wajah dari sebuah bandara. Setiap personel yang berinteraksi dengan pengguna jasa memiliki peran penting dalam menciptakan pengalaman perjalanan yang positif. Karena itu, pemahaman mengenai standar pelayanan dan hospitality harus menjadi bagian dari budaya kerja seluruh personel, bukan hanya bagi mereka yang berada di posisi frontliner,” ujar Oki.


Menurutnya, seluruh personel yang berada di area publik memiliki kontribusi dalam membentuk persepsi pengguna jasa terhadap kualitas pelayanan bandara. 


Tidak hanya petugas yang berada di meja layanan, tetapi juga petugas kebersihan, trolley, parkir, hingga personel lainnya yang berinteraksi dengan penumpang.


“Kami ingin memastikan bahwa setiap titik interaksi dengan pengguna jasa memberikan kesan yang baik. Mulai dari cara menyambut, berkomunikasi, membantu, menjaga penampilan, hingga memastikan area kerja tetap bersih dan rapi," katanya.


Hal-hal sederhana tersebut apabila dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar terhadap kualitas pelayanan secara keseluruhan,” tambahnya.


Dalam pelaksanaannya, PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS) turut dilibatkan sebagai salah satu penyedia tenaga kerja di lingkungan Bandara Sam Ratulangi Manado. 


Sinergi antara pengelola bandara dan mitra penyedia tenaga kerja tersebut menjadi bagian dari upaya menyelaraskan pemahaman serta standar pelayanan seluruh personel yang bertugas di lingkungan bandara.


Melalui kegiatan tersebut, para personel diharapkan mampu menerapkan prinsip pelayanan dan hospitality dalam aktivitas sehari-hari. Mereka juga didorong untuk semakin peka terhadap kebutuhan, kenyamanan, serta kepuasan pengguna jasa.


Penguatan kompetensi pelayanan ke depan tidak hanya menyasar personel internal yang berada di lingkungan operasional bandara, tetapi juga pihak eksternal yang memiliki peran dalam menciptakan pengalaman perjalanan penumpang, termasuk personel frontliner maskapai penerbangan.


“Ke depan, kami ingin membangun standar pelayanan yang semakin terintegrasi. Tidak hanya internal, tetapi juga bersama para stakeholder dan mitra kerja, termasuk frontliner maskapai penerbangan," tuturnya.


"Karena pengalaman pengguna jasa dimulai sejak mereka memasuki lingkungan bandara hingga proses keberangkatan dan kedatangan. Semua pihak memiliki peran yang sama dalam menciptakan pelayanan yang berkualitas,” jelas Oki.


Dengan penguatan kompetensi yang dilakukan secara berkelanjutan serta kolaborasi bersama seluruh pemangku kepentingan, Bandara Sam Ratulangi Manado berkomitmen menghadirkan pelayanan yang profesional, konsisten, ramah, bersih, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan. 


Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat citra Bandara Sam Ratulangi sebagai salah satu gerbang utama Sulawesi Utara serta memberikan pengalaman perjalanan yang semakin positif bagi seluruh pengguna jasa.


(sab)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close