Notification

×

Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Bone, Operasi Pasar Digelar di Tiga Kecamatan

6 Februari 2026 | Februari 06, 2026 WIB Last Updated 2026-02-06T03:11:15Z
Petugas Pertamina bersama pemerintah daerah menggelar operasi pasar LPG 3 Kg di Kabupaten Bone untuk memastikan pasokan bersubsidi tepat sasaran (Foto: Istimewa)


BONE, indinews.id - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat upaya pengamanan pasokan LPG 3 kilogram (Kg) di Kabupaten Bone menyusul meningkatnya kebutuhan masyarakat. 


Sepanjang Januari 2026, perusahaan menyalurkan tambahan LPG bersubsidi dalam jumlah besar guna memastikan distribusi tetap lancar dan tepat sasaran.


Sebagai langkah cepat di lapangan, Pertamina bersama Sekretariat Daerah Kabupaten Bone, Dinas Perdagangan, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar operasi pasar LPG 3 Kg pada akhir Januari 2026. 


Kegiatan ini dilaksanakan di sejumlah titik strategis, yakni Kecamatan Tanete Riattang, Tanete Riattang Timur, dan Tanete Riattang Barat, untuk memastikan masyarakat yang berhak dapat memperoleh LPG 3 Kg secara langsung.


Selain operasi pasar, Pertamina juga menambah pasokan melalui mekanisme fakultatif dan extra dropping pada beberapa periode di bulan yang sama. 


Secara total, tambahan penyaluran LPG 3 Kg di Kabupaten Bone selama Januari 2026 mencapai 47.040 tabung, atau sekitar 200 persen dari rata-rata kebutuhan harian, sebagai langkah menjaga stabilitas pasokan di tengah dinamika konsumsi.


Sales Branch Manager (SBM) Sulselbar VI Gas Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Wahyu Purwatmo, menegaskan komitmen perusahaan dalam memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan hingga ke tingkat pangkalan.


“Pertamina mewajibkan seluruh agen untuk menyalurkan LPG 3 Kg secara langsung ke pangkalan sesuai alokasi yang telah ditetapkan. Pangkalan juga diarahkan untuk memprioritaskan penyaluran kepada konsumen rumah tangga dan usaha mikro yang berhak menerima LPG bersubsidi,” ujar Wahyu, Jumat (6/2/2026).


Ia mengingatkan bahwa peningkatan konsumsi dalam waktu bersamaan berpotensi memicu fluktuasi di lapangan.


“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying serta menggunakan LPG 3 Kg secara bijak sesuai kebutuhan. Penimbunan justru dapat mengganggu kelancaran distribusi dan merugikan masyarakat lainnya,” tambahnya.


Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menyampaikan bahwa penguatan pasokan dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan pemantauan langsung di lapangan.


“Pertamina Patra Niaga secara konsisten menjalankan monitoring penyaluran bersama instansi terkait di daerah untuk memastikan LPG 3 Kg tersalurkan tepat sasaran dan sesuai ketentuan. Sinergi ini menjadi bagian penting dalam menjaga keterjangkauan energi bagi masyarakat,” jelas Rum.


Ke depan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bone serta aparat penegak hukum guna memastikan pengawasan penyaluran LPG 3 Kg berjalan optimal dan sesuai aturan.


(sab)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close